J. Pijar MIPA, Vol. 16 No.3, Juni 2021: 310-316 ISSN 1907-1744 (Cetak) DOI: 10.29303/jpm.v16i3.2240 ISSN 2460-1500 (Online) 310 PEMBELAJARAN DARING KOMBINASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAHALJABAR ABSTRAK BLENDED LEARNING TO IMPROVE STUDENTS’ LEARNING OUTCOME IN ABSTRACT ALGEBRA COURSE Nani Kurniati*, Sripatmi, Baidowi, dan Syahrul Azmi Program studi pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram, Mataram, Indonesia *Email: nanikurniati.fkip@unram.ac.id Diterima: 29 November 2020. Disetujui: 22 Februari 2021. Dipublikasikan: 2 Juni 2021 Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran daring kombinasi untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah aljabar abstrak program studi pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram. Pembelajaran daring kombinasi adalah model pembelajaran yang memadukan pembelajaran konvensional dengan pembelajaran dalam jaringan atau yang dikenal dengan e- learning. Dalam pelaksanaannya pembelajaran daring kombinasi ini terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Subyek dari penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika FKIP Universitas Mataram yang sedang memprogramkan matakuliah aljabar abstrak. Subyek penelitian sebanyak 2 kelas dengan jumlah mahasiswa 32orang. Hasil yang diperoleh adalah bahwa penerapan pembelajaran daring kombinasi pada matakuliah aljabar abstrak meliputi 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Nilai akhir yang diperoleh mahasiswa pada matakuliah aljabar abstrak digunakan sebagai data hasil belajar. Hasil belajar yang diperoleh adalah 71 untuk rata-rata nilai kelas B dan 62 untuk kelas D secara keseluruhan rata-rata nilai yang diperoleh mahasiswa sebagai subyek dalam penelitian ini adalah 67,3. Jika ditinjau dari tingkat kelulusannya jumlah mahasiswa yang lulus dengan nilai minimal 56 atau C adalah sebanyak 30 orang mahasiswa atau 93,75 %. Kata kunci: Pembelajaran daring kombinasi, hasil belajar. Abstract: This study was conducted to determine the impact of blended learning to improve student's learning outcomes in an abstract algebra course. Blended learning is a learning model that combines offline and online learning, or what is known as e-learning. In its implementation, blended learning consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation. This type of research is descriptive with a phenomenological approach. The subject of the study was the students of the Mathematics Education study program FKIP Mataram University who followed the abstract algebra courses. The research subjects were 2 classes with 32 students. From the result, it was found that blended learning is able to improve student's learning outcomes. The final score obtained by students in the abstract algebra course was used as learning outcome data. The average score on the final test was 71 for class B and 62 for class D. Overall, the average score obtained by the students was 67,3. Considering the minimum requirement to pass the course, which is 56, 93.75% of participants were successfully passed the course. Keywords:Blendedlearning, learning outcomes. PENDAHULUAN Salah satu tujuan dari penyelenggaraan pendidikan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Mahasiswa adalah salah satu komponen sumber daya manusia yang berpotensi untuk terus dikembangkan. Sebagai salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan dalam konteks pendidikan pada perguruan tinggi adalah proses belajar mengajar yang lebih dikenal dengan perkuliahan. Dalam proses perkuliahan tentu saja banyak faktor yang ikut berperan, salah satunya adalah tenaga pendidik atau dosen. Dosen merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam proses belajar mengajar, sebab dosenlah yang akan berinteraksi secara langsung dengan mahasiswa. Oleh sebab itu, seorang dosen harus mampu untuk terus berinovasi dalam hal menciptakan proses belajar mengajar yang diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam proses belajar mengajar adalah perkembangan teknologi. Salah satu tugas dosen adalah memfasilitasi mahasiswa untuk belajar, sejak dulu sampai sekarang proses belajar mengajar identik dengan komunikasi secara langsung atau tatap muka antara pengajar dengan peserta didiknya atau dikenal dengan istilah pembelajaran.Pembelajaran menurut Bruneradalah siswa belajar melalui keterlibatan aktif dengan konsep – konsep dan prinsip – prinsip dalam memecahkan masalah dan guru berfungsi sebagai motivator bagi siswa dalam