Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) DOI: 10.25126/jtiik.201961045 Vol.6, No. 1, Februari 2019, hlm. 25-32 p-ISSN: 2355-7699 Akreditasi KEMRISTEKDIKTI, No.30/E/KPT/2018 e-ISSN: 2528-6579 25 Kendali Logika Fuzzy pada Sistem Electronic Control Unit (ECU) Air Conditioner Mobil Fahmizal 1 , Tommy Richard Orlando 2 , Budi Bayu Murti 3 , Maun Budiyanto 4 , Afrizal Mayub 5 1,2,3,4 Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada 5 Pascasarjana S2 Pendidikan IPA FKIP, Universitas Bengkulu Email: 1 fahmizal@ugm.ac.id, 2 tommy.richard.o@mail.ugm.ac.id, 3 budibm@ugm.ac.id, 4 maun.budiyanto@ugm.ac.id, 5 afrizalmayub@unib.ac.id (Naskah masuk: 11 September 2018, diterima untuk diterbitkan: 15 November 2018) Abstrak Makalah ini memaparkan perancangan kendali logika fuzzy pada sistem electronic control unit (ECU) air conditioner mobil. Salah satu kendala pada ECU mobil adalah kerusakan pada sistem air conditioner. Bila ini terjadi umumnya pengguna mobil mengganti sistem ECU secara keseluruhan. Namun pada makalah ini, penulis meracang sistem ECU yang secara khusus digunakan untuk sistem air conditioner mobil. Sistem yang dirancang menggunakan sensor DS18B20 waterproof untuk mendeteksi suhu evaporator mobil. Selanjutnya, nilai suhu tersebut digunakan sebagai masukan logika fuzzy yang terdiri dari pembacaan suhu sekarang dan suhu terakhir dalam mengatur kecepatan putar kipas motor DC atau fan exhausting dan waktu switching magnetic clutch compressor menyala. Penyelesaian hubungan relasi masukan fuzzy diselesaikan menggunakan aturan Mamdani dan keluaran dari logika fuzzy diselesaikan menggunakan metode weight average (WA). Dari hasil pengujian diperoleh bahwa kendali logika fuzzy yang diaplikasikan pada rancangan sistem air conditioner mampu mengendalikan kecepatan fan exhausting secara halus dan responsif. Kata kunci: Electronic Control Unit (ECU), Kendali Logika Fuzzy, Air Conditioner. Fuzzy Logic Control in an Electronic Control Unit (ECU) Car Air Conditioner System Abstract This paper describes the design of fuzzy logic controls in the system of electronic control unit (ECU) of car air conditioner. One obstacle in the car ECU is damage to the air conditioner system. If this happens generally car users change the whole ECU system. But in this paper, the authors form the ECU system which is specifically used for car air conditioner systems. The system is designed using a DS18B20 waterproof sensor to detect the temperature of the car's evaporator. Furthermore, the temperature value is used as a fuzzy logic input consisting of reading the current temperature and the last temperature in adjusting the rotating speed of the DC motor fan or exhausting fan and when the switching magnetic clutch compressor is on. Completion of fuzzy input relations is solved using Mamdani rules and the output of fuzzy logic is solved using the weight average (WA) method. From the test results it was found that the fuzzy logic control applied to the design of the air conditioner system was able to control the speed of the exhausting fan in a smooth and responsive manner. Keywords: Electronic Control Unit (ECU), Fuzzy Logic Controller, Air Conditioner. 1. PENDAHULUAN Pada dasarnya perkembangan teknologi otomotif berpokok pada tiga hal yaitu keamanan, kenyamanan, dan ramah lingkungan. Salah satu hal yang dapat meningkatkan tingkat kenyamanan saat berkendara adalah adanya sistem air conditioner pada kendaraan mobil (Purnawan dan Wirawan, 2010). Air conditioner adalah suatu sistem untuk mengatur suhu dan juga kelembaban pada suatu ruangan. Air conditioner digunakan untuk mengatur suhu udara yang mencangkup sirkulasi udara, kelembaban udara, dan kebersihan udara (Alfiyan, 2015). Penggunaan air conditioner pada kendaraan mobil sangat diperlukan agar pengemudi dan juga penumpang memperoleh kenyamanan dalam berkendara. Selain itu dari sisi keamanan, pengendara dan penumpang lebih terjamin keamanannya karena pintu dan jendela mobil harus tertutup rapat ketika air conditioner dihidupkan, hal tersebut menyebabkan penggunaan air conditioner pada kendaraan mobil semakin penting (Aynur, 2010). Udara panas yang ada di dalam ruangan kendaraan mobil ketika mobil berada di bawah terik matahari dapat menjadi salah satu penyebab adanya korban yang meninggal. Udara panas yang tidak bisa dibuang dan disirkulasikan dengan udara dingin ketika terjadi kerusakan pada sistem air conditioner pada kendaraan mobil menyebabkan udara di dalam