355 Basuki, RS et al.: Studi Adopsi Cabai Merah Varietas Tanjung-2 ... Studi Adopsi Cabai Merah Varietas Tanjung-2 Hasil Penelitian Balai Penelitian Tanaman Sayuran di Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat (Adoption Studies of Red Pepper Tanjung-2 Varieties As A Results of Vegetable Crops Research Institute in Ciamis West Java Province) Basuki, RS, Arshanti, IW, Zamzani, L, Khaririyatun, N, Kusandriani, Y, dan Luthfy Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Jln. Tangkuban Parahu No. 517, Lembang, Bandung Barat 40391 E-mail: rofk@hotmail.com Naskah diterima tanggal 4 Juni dan disetujui untuk diterbitkan tangggal 31 Oktober 2014 ABSTRAK. Kontribusi Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) sebagai institusi pemerintah penghasil teknologi baru, termasuk varietas dalam meningkatkan pendapatan petani masih belum diketahui. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat adopsi dan kontribusi cabai merah varietas Tanjung-2 dari Balitsa dalam meningkatkan keuntungan petani serta mengetahui tingkat pengembalian investasi (ROI) biaya penelitian dan diseminasi dari cabai merah varietas Tanjung-2. Penelitian evaluasi ex-post ini dilakukan di Desa Cibeureum, Kabupaten Ciamis pada bulan Agustus-September 2013. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode Fokus Grup Diskusi (FGD) dan wawancara individual menggunakan kuesioner terstruktur. Responden yang diwawancara adalah 15 petani adopter dan 15 petani nonadopter varietas Tanjung-2. Selain itu wawancara informal juga dilakukan terhadap seorang petani kunci di Ciamis, seorang pemulia dan seorang peneliti dari Balitsa yang menghasilkan dan mendiseminasikan varietas Tanjung-2 di Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode tahun 2008–2012 varietas Tanjung-2 telah ditanam petani seluas lebih dari 600 ha yang tersebar di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Majalengka, Cirebon, Indramayu, Sumedang, dan Cianjur. Khususnya di Kabupaten Ciamis, pada tahun 2012 varietas Tanjung-2 telah diadopsi seluas 140 ha yang tersebar di 10 kecamatan. Adopsi varietas Tanjung-2 di Ciamis dapat meningkatkan proft petani sebesar 52,9 juta rupiah per hektar. Total peningkatan proft yang diterima petani dari adopsi varietas Tanjung-2 seluas 140 ha adalah 7,4 milyar rupiah. Tingkat pengembalian investasi (ROI) biaya penelitian dan diseminasi cabai merah varietas Tanjung-2 di Ciamis adalah sebesar 2.558%. Artinya setiap Rp100,00 yang dialokasikan Balitsa untuk biaya penelitian dan diseminasi varietas Tanjung-2 memberikan peningkatan proft sebesar Rp2.558,00 bagi petani adopter atau 25 kali lipat dari biaya investasi yang dikeluarkan. Katakunci: Cabai merah; Varietas Tanjung-2; Tingkat adopsi; Proft; Tingkat pengembalian investasi ABSTRACT. Contribution of Indonesian Vegetable Research Institute (IVEGRI) as an institution who produces new technologies, including new varieties, on the improvement of farmers’ income are still unknown. The objectives of the research were to understand the level of adoption and contribution of red pepper of Tanjung-2 variety from IVEGRI in increasing farmers’ proft, as well as to understand the Return on Investment (ROI) of research and dissemination of red pepper of Tanjung-2 variety. This ex-post evaluation research was conducted in Cibeureum Village, Ciamis District from August to September 2013. Data were collected through methods of Focus Group Discusion (FGD) and individual interview using structured questionnaire. Number of respondents interviewed were 15 adopter farmers and 15 nonadopter farmers. Besides that an informal interviews were also conducted with a key farmer and two researchers from IVEGRI. Results showed that in the period of year 2008 – 2012 variety Tanjung-2 had been planted by farmers in a total planted area of more than 600 ha scattered in districts of Tasikmalaya, Garut, Majalengka, Cirebon, Indramayu, Sumedang, and Cianjur. Specially in Ciamis District, in 2012 Tanjung-2 variety had been adopted and planted by farmers in about 140 ha land those scattered in 10 subdistricts. The adoption of Tanjung-2 variety in Ciamis increased farmer proft IDR 52,9 million per hectare. Total the increase of proft received by farmers adopters for a total 140 ha was IDR 7,4 billion. The return on investment (ROI) of research and dissemination of red pepper Tanjung-2 variety was 2,558%. It means each IDR 100 invested by IVEGRI on research and dissemination of red pepper Tanjung-2 variety increased the proft of farmers adopters of IDR 2,558 or 25 times of the investment. Keywords: Red pepper; Tanjung-2 variety; Level of adoption; Proft; Return on investment Dalam rangka mendukung strategi peningkatan produktivitas dan kualitas hasil tanaman serta pendapatan petani sayuran di Indonesia, Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) setiap tahun secara rutin melakukan kegiatan penelitian untuk menghasilkan teknologi baru. Dalam kurun 25 tahun terakhir, banyak teknologi baru telah dihasilkan yaitu meliputi varietas unggul, produk bioteknologi, teknologi produksi sayuran, teknologi PHT, dan teknologi pascapanen. Khususnya untuk komoditas sayuran prioritas, varietas unggul yang telah dihasilkan Balitsa yaitu enam varietas cabai, 11 varietas bawang merah, dan 22 varietas kentang. Varietas cabai yang dihasilkan yaitu Tanjung-1, Tanjung-2, Lembang-1, Lingga, Kencana, dan Ciko yang memiliki potensi hasil di atas 10 t/ha. Varietas bawang merah yang dihasilkan J. Hort. 24(4):355-362, 2014