Edisi Juni 2017 Volume X No. 2 ISSN 1979-8911 1 IMPLEMENTASI TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL UNTUK MENGUKUR PENERIMAAN GURU TERHADAP INOVASI PEMBELAJARAN (Studi Kasus Model Pembelajaran CBR Di SMK) Yana Aditia Gerhana 1 , M. Irfan 2 , Cepy Slamet 3 . 1, 2, 3 Teknik Informatika UIN Sunan Gunung Djati Bandung yanagerhana@uinsgd.ac.id, irfanbahf@uinsgd.ac.id, cepylucky@uinsgsd.ac.id Abstrak Penelelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan guru terhadap inovasi pembejaran model CBR. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Seubjek penelitian ini adalah 8 orang guru dari 7 SMK dengan program keahlian TKJ. Hasil penelitia menunjukan baik ditinjau dari faktor internal maupun faktor eksternal, penerimaan guru terhadap model pembejaran CBR positif dan signifikan, dengan rerata nilai koofisien korelasi sebesar 78,98%. 1. Pendahuluan Secara prinsip upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya SMK telah ditetapkan oleh para pemangku kebijakan. Guru wajib meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensinya secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Peningkatan dan pengembangan kemampuan kompetensi guru, mencakup kemampuan dalam mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dalam menunjang proses pembelajar. Sa’ud (2008, hlm 1) mengemukakan bahwa “perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam bidang pendidikan, merupakan suatu upaya untuk menjembatani masa sekarang dan masa yang akan datang, dengan jalan memperkenalkan pembaharuan- pembaharuan yang cenderung mengejar efesiensi dan efektivitas”. Sambung Sa’ud (2008, hlm.14-20), “pembaharuan yang efektif dan efesien tersebut disebut sebagai modernisasi yang di dalamnya mengupayakan inovasi atau cara baru melalui berbagai ide, gagasan, metode untuk mencapai tujuan, yang diharapkan dapat memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi