137 Jurnal Rekam, Vol. 11 No. 2 - Oktober 2015 AUTO LIP-SYNC PADA KARAKTER VIRTUAL 3 DIMENSI MENGGUNAKAN BLENDSHAPE Matahari Bhakti Nendya 1 dan Syahri Mu’min 2 1 Program Studi Animasi, Jurusan Televisi Fakultas Seni Media Rekam, ISI Yogyakarta No. HP. 085643507654, E-mail: dida.nendya@gmail.com 2 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya E-mail: syahri88@gmail.com ABSTRAK Proses pembuatan karakter virtual 3D yang dapat berbicara seperti manusia merupakan tantangan tersendiri bagi animator. Problematika yang muncul adalah dibutuhkan waktu lama dalam proses pengerjaan serta kompleksitas dari berbagai macam fonem penyusun kalimat. Teknik auto lip-sync digunakan untuk melakukan pembentukan karakter virtual 3D yang dapat berbicara seperti manusia pada umumnya. Preston blair phoneme series dijadikan acuan sebagai pembentukan viseme dalam karakter. Proses pemecahan fonem dan sinkronisasi audio dalam software 3D menjadi tahapan akhir dalam proses pembentukan auto lip-sync dalam karakter virtual 3D. Kata kunci: lip-sync, blendshapes, karakter virtual 3D, fonem, viseme, animasi ABSTRACT Auto Lip-Sync on 3D Virtual Character Using Blendshape. Process of making a 3D virtual character who can speak like humans is a challenge for the animators. The problem that arise is that it takes a long time in the process as well as the complexity of the various phonemes making up sentences. Auto lip-sync technique is used to make the formation of a 3D virtual character who can speak like humans in general. Preston Blair phoneme series used as the reference in forming viseme in character. The phonemes solving process and audio synchronization in 3D software becomes the fnal stage in the process of auto lip-sync in a 3D virtual character. Keywords: lip-sync, blendshapes, 3D virtual character, phoneme, viseme, animation PENDAHULUAN Lip-sync atau lip synchronization merupakan istilah teknis dari pencocokan gerakan bibir dengan audio atau pengucapan vokal yang telah direkam sebelumnya. Dalam ranah animasi, lip-sync dapat disebut sebagi seni dalam membuat animasi karakter yang dapat berbicara berdasarkan track rekaman atau dialog secara tepat. Teknik lip-sync dalam animasi pertama kali diperkenalkan oleh Max Fleischer pada tahun 1926 dalam My Old Kentucky Home dan penggunaanya terus berlanjut hingga sekarang. Beberapa flm animasi dan acara televisi seperi Sherk, Lilo & Stich, dan The Simpsons menggunakan teknik lip-sync untuk membuat karakter buatan mereka berbicara. Teknik lip-sync juga digunakan dalam komedi seperti This Hour Has 22 Minutes dan satir politik lainnya dengan melakukan penggantian secara keseluruhan atau sebagian dari track dialog yang telah direkam. Lip-sync juga digunakan untuk melakukan terjemahan flm dari satu bahasa ke bahasa lainnya misalnya dalam Spirited Away. Lip-