PRANATACARA BHUMANDALA: Jurnal Riset Planologi 2[1]:27-35 e-ISSN: 2723-0457 PRANATACARA BHUMANDALA - Volume 2, Nomor 1, Juni 2021 | 27 https://ejournal.unhi.ac.id/index.php/Pranatacara_Bhumandala EVALUASI DAYA DUKUNG WISATA DI TAMAN WISATA ALAM SANGEH, BALI I Putu Hindu Iswara 1 , I Komang Gede Santhayasa 2 Email: hinduiswara@gmail.com 1 , santhyasa@unhi.ac.id 2 Program Studi Perencanan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia Abstract The TWA Sangeh area was established based on the Decree of the Minister of Forestry Number SK.203 / Menhut-II / 2014 dated 03 March 2014 concerning the Sangeh Natural Park Area (RTK.21) covering an area of 13.91 hectares in Badung Regency, Bali Province, with two functions namely the conservation function and cultivation function, the carrying capacity in the TWA sangeh area is an important point for the sustainability of these two functions so that they coexist well. Identifying the tourism carrying capacity that can be accommodated in TWA Sangeh, and identifying the role of the management of the TWA Sangeh area on tourism carrying capacity are the objectives of this study using quantitative and qualitative methods. Capability The carrying capacity of tourists at TWA Sangeh in supporting visitor activity on a tour is determined by the calculation of the physical carrying capacity (PCC), real carrying capacity (RCC), and the effective carrying capacity of the ECC. The capacity of the carrying capacity provides a less than optimal picture of this being an opportunity for tourism development in TWA Sangeh. Key words: Carrying Capacity, EcoTtourism, TWA Sangeh Abstrak Kawasan TWA Sangeh ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.203/Menhut-II/2014 tanggal 03 Maret 2014 tentang Penetapan Kawasan Taman Wisata Alam Sangeh (RTK.21) Seluas 13,91 Ha di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, dengan memiliki dua fungsi yakni fungsi konservasi dan fungsi budidaya, kemampuan daa dukung di dalam kawasan TWA sangeh menjadi point penting aas keberlangsungan dua fungsi tersebut agar berdampingan dengan baik. Kemampuan Daya dukung wista di TWA Sangeh dalam menunjang akivitas pengunjung dalam berwisata ditentukan atas perhitungan daya dukung fisik (PCC), daya dukung rill (RCC), dan daya dukung efektif ECC. Kemampuan daya dukung tersebut memberikan gambaran kurang baik terhadap MC (Management Capacity), karena rendahnya nilai Pengelolaan. Kata Kunci: Daya Dukung, Eco Wisata, TWA Sangeh 1. Pendahuluan Perkembangan kawasan wisata yang menggunakan alam sebagai potensi utama adalah hal yang sejatinya memerlukan kemampuan daya dukung yang harus mengedepankan konsep keseimbangan dari elemen–elemen pendukungan kawasan. Ini sejatinya ketika berdampak terhadap elemen yang mendukung baik secara positif maupun negatif adalah merupakan cerminan dari pada keseimbangan elemen–elemen itu sendiri,