41 Revitalisasi Model Penanganan Anak Jalanan di Rumah Singgah Hempri Suyatna Universitas Gadjah Mada, Jl. Sosio Yustisia Yogyakarta e-mail: hempry@yahoo.com Abstract The existence of a shelter actually has a strategic role for the handling of street children problems. Unfortunately, the shelter management is still conducted partially, therefore it is not effective in reducing the problem of street children. Thus, it is crucial to revitalize the model in handling street children problems. This paper offers approaches for impro- ving the effectiveness of the shelter through the improvement in the aspects of input, process and termination. In addition, this paper also emphasizes the importance of reinfor- cing synergies among stakeholders in handling of street children problems. Key Words: street children; revitalization of the model treatment of street children; shelter Abstraksi Keberadaan rumah singgah sebenarnya memiliki peran strategis bagi penanganan anak jalanan. Namun sayangnya pengelolaan rumah singgah sejauh ini umumnya masih bersifat parsial sehingga tidak cukup efektif dalam mengurangi persoalan anak jalanan. Oleh karena itu, perlu ada upaya revitalisasi model penanganan anak jalanan di rumah singgah. Paper ini menawarkan pendekatan dalam meningkatkan efektivitas rumah singgah melalui pembenahan dari aspek input, proses dan terminasi. Di samping itu, paper ini juga menekankan pentingnya membangun sinergi antar stakeholder dalam penanganan anak jalanan. Kata Kunci: anak jalanan; revitalisasi model penanganan anak jalanan; rumah singgah Pendahuluan Permasalahan anak jalanan sepertinya tidak pernah berakhir. Program-program penanganan anak jalanan telah banyak dilakukan oleh pemerintah baik dari sisi preventif, kuratif maupun rehabilitatif, akan tetapi permasalahan anak jalanan ini tidak pernah mampu terselesaikan secara tuntas. Mati satu, tumbuh seribu begitulah ungkapan yang sepertinya tepat untuk menggambarkan masalah anak jalanan ini. Di perempatan-perempatan, pinggir jalan, terminal, stasiun kereta api maupun pusat- pusat perkotaan masih banyak ditemukan anak-anak jalanan. Aktivitas yang mereka lakukan pun bermacam-macam dari menyemir sepatu, pemulung sampai pada tahap meminta-minta seperti mengemis maupun mengamen. Tidak tuntasnya penanganan anak jalanan selama ini disebabkan karena beberapa hal yaitu program penanganan Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Volume 15, Nomor 1, Juli 2011 (41-54) ISSN 1410-4946 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik