Jurnal Informatika Universitas Pamulang ISSN: 2541-1004 Penerbit: Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang e-ISSN: 2622-4615 Vol. 6, No. 1, Maret 2021 (67-76) 10.32493/informatika.v6i1.7261 http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/informatika 67 Pentingnya Membangun Platform Kolaborasi Multi-Stakeholder sebagai Key Enabling Factor dalam Membangun Ekosistem Inovasi Industri 4.0 di Era New Normal Satrio Utomo 1 , Agus Nugroho Harjono 2 Pusat Pengkajian Industri Manufaktur, Telematika dan Elektronika - BPPT e-mail: 1 satrioutomo2030@gmail.com, 2 agusnh@gmail.com Submitted Date: December 08 th , 2020 Reviewed Date: December 31 th , 2020 Revised Date: January 13 th , 2021 Accepted Date: June 14 th , 2021 Abstract Industry 4.0 is an era of technological disruption or industrial revolution 4.0 because it puts more emphasis on system automation and connectivity which will make the mobility of the industrial world movement and job competition non-linear . The use of digital technology is one of the keys. Industry opportunities for industrial development 4.0 are an effort to increase industrial competitiveness, but many industries do not yet understand the concept and how to start the stages. One of the ways proposed as a policy in preparing industry 4.0 should be taken a multi-stakeholder collaborative approach to facilitate development, including gathering digital transformation initiatives so that limited resources can be optimal. As a form of soft industry policy, a platform organization is also needed as a sustainable program manager and provides technical facilities. From a technical point of view, it is necessary to prepare enabling technology that can be utilized by all actors in the cross-sectoral digital economy in an affordable manner. The Ecosystem Platform becomes a medium to be able to build synergy and collaborative across industries with all stakeholders in an effort to accelerate the transformation of industry 4.0 according to the national priority program of Making Indonesia 4.0. In line with that, coordination was carried out between parties in the industrial transformation 4.0 process, as well as building networks to develop positive cooperation, including government, academics or R&D, industry players / associations, technical providers, consultants and of course financial actors in accelerating the industrial transformation process 4.0. Keywords: industrie 4.0; platform; kolaboratif; multi stakeholder Abstrak Industri 4.0 merupakan era disrupsi teknologi atau revolusi industri 4.0 karena lebih menekankan pada otomatisasi sistem dan konektivitas yang akan membuat mobilitas pergerakan dunia industri dan persaingan dalam dunia kerja menjadi tidak linear. Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu kuncinya. Industri mengenali peluang perkembangan industri 4.0 sebagai salah satu upaya percepatan untuk meningkatkan daya saing industri, namun banyak industri belum memahami konsep dan bagaimana memulai tahapannya. Salah satu cara yang disarankan sebagai kebijakan dalam penyiapan industri 4.0 adalah perlu diambil pendekatan kolaboratif multi-stakeholder untuk memfasilitasi pengembangan, termasuk menghimpun inisiatif transformasi digital lain agar terbatasnya sumber daya bisa optimal. Sebagai bentuk soft industrial policy juga diperlukan pembentukan organisasi platform sebagai pengelola program yang berkelanjutan dan memberi fasilitasi teknis. dari sisi teknis perlu disiapkan enabling technology yang bisa dimanfaatkan semua pelaku digital ekonomi lintas sektoral secara terjangkau. Platform Ekosistem menjadi media untuk dapat membangun sinergi serta kolaboratif lintas industri dengan seluruh stakeholder dalam upaya mempercepat transformasi industri 4.0 sesuai program prioritas nasional Making Indonesia 4.0. Sejalan dengan itu, dilakukan koordinasi antar pihak dalam proses tansformasi industri 4.0, serta membangun jejaring untuk mengembangkan kerjasama yang positif baik pemerintah, akademisi atau R&D, pelaku / asosiasi industri, technical provider, konsultan dan tentunya financial actor dalam akselerasi proses transformasi industri 4.0.