Available Online at: http://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/jim 39 JIM UPB Vol 8 No.1 2019 Terakreditasi Nasional ANALISIS PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI MELALUI FAKTOR PELATIHAN Zuki Kurniawan 1 , Adie Irwan Kusumah 2 , Neuneung Sadiyah 3 Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon kurniawan.zuki69@untagcirebon.ac.id ABSTRACT This research is a descriptive verification study using a quantitative approach. The population in this study were all employees of PT. Prunabon Global Supplies Indonesia. The research sample was selected using random sampling techniques to obtain the experimental and control groups. Based on the results of data processing, that PT. Prunabon Global Supplies Indonesia in the training method using the hall method. The results showed that in the experimental group some employees responded positively to training with an average value of 81.26, while the average in the control group was 75.51. The percentage increase from before and after treatment in the experimental group was 10% while the control group was 5.29%. And the statistical hypothesis test shows a significant value (t) 0,000 is smaller than α determined (0.05) or seen from the hypothesis testing criteria obtained t count greater than t table (3.849 ≥ 1.669) thus H0 is rejected and Ha is accepted. This shows that training is very influential in increasing employee work productivity. Keywords: Human resource management; Work training; Work productivity ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif verifikatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai PT. Prunabon Global Supplies Indonesia. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik random sampling sehingga didapat kelompok eksperimen dan kontrol.Berdasarkan hasil pengolahan data, bahwa PT. Prunabon Global Supplies Indonesia dalam metode pelatihan yaitu menggunakan metode balai. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada kelompok eksperimen sebagian pegawai merespon positif terhadap pelatihan yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 81,26, sedangkan rata-rata pada kelompok kontrol sebesar 75,51. Prosentase peningkatan dari sebelum dan sesudah treatment pada kelompok eksperimen sebesar 10% sedangkan kelompok kontrol 5,29%. Dan uji hipotesis statistik menunjukan nilai signifikan (t) 0,000 lebih kecil dari α yang ditetapkan (0,05) atau dilihat dari kriteria pengujian hipotesis didapatkan hasil t hitung lebih besar dari t table (3,849 ≥ 1,669) dengan d emikian H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan pelatihan sangat berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Kata Kunci: Manajemen SDM; Pelatihan kerja; produktivitas kerja. PENDAHULUAN Sumber daya manusia merupakan suatu asset atau kekayaan pada suatu perusahaan yang memegang peran penting dan potensial bagi keberhasilan suatu perusahaan tersebut. Menyadari pentingnya hal tersebut maka faktor manusia harus dikelola semaksimal mungkin demi tercapainya tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Dalam upaya mengelola faktor manusia tersebut, ada faktor yang harus diperhatikan oleh perusahaan, yaitu mengenai kebutuhan manusia itu sendiri, karena manusia itu sendiri berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda, oleh karena itu kebutuhan manusia juga bermacam-macam, baik yang bersifat materiil maupun non materiil. Kebutuhan perusahaan akan sumber daya manusia sebenarnya seimbang dengan kebutuhan manusia untuk bekerja. Manusia harus bekerja dengan baik untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan hidupnya. Suatu pekerjaan dapat dikatakan dengan baik apabila pekerjaan itu dikerjakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Setiap perusahaan biasanya memiliki kriteria tertentu untuk melakukan penilaian terhadap kinerja sumber daya manusianya atau dalam hal ini adalah pegawainya. Kinerja pegawai memliki