H Nawaly, J Pagaya, M Kaihena E-ISSN : 2684-804X 16 RPBJ | Rumphius Pattimura Biological Journal Vol 2 | No 1 | Maret | 2020 RUMPHIUS PATTIMURA BIOLOGICAL JOURNAL Vol 2, No 1, 2020, pp 016 – 023 E-ISSN : 2684-804X PENGARUH BEBERAPA PASTA GIGI TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus mutans Hermanus Nawaly 1 , Joseph Pagaya 1* , Martha Kaihena 1 1 Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pattimura, Indonesia *Corresponding Author e-mail: josephpagaya@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa pasta gigi terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans penyebab utama kerusakan gigi. Penelitian menggunakan 5 jenis pasta gigi yaitu pasta gigi A, pasta gigi B, pasta gigi C, pasta gigi D, dan pasta gigi E. Metode pengujian antibakteri menggunakan metode difusi dengan teknik cup-plate. Tingkat signifikansi setiap jenis pasta gigi diukur dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dilanjutkan dengan uji Tukey untuk melihat perbedaan perlakuan pasta gigi. Hasil penelitian menunjukkan pasta gigi A berbahan aktif Monofluorophosphate Sodium 1,12%, Triclosan 0,3%, Kalsium Gliserofosfat 0,13% memiliki rata-rata zona resistansi terbesar yaitu 27,3 mm. Sedangkan pasta gigi E dengan bahan aktif 0,08% Sodium Monofluorophosphate, 0,01% Sodium Fluoride memiliki rata-rata zona resistansi terkecil yaitu 14,25 mm. Diameter zona uji ANOVA beberapa jenis pasta gigi penghalang terhadap Streptococcus mutans pada selang kepercayaan 95% menunjukkan terdapat perbedaan yang nyata. Kata Kunci: Influence, Toothpaste, Streptococcus mutans PENDAHULUAN Rongga mulut merupakan pintu gerbang masuknya berbagai macam mikroorganisme ke dalam tubuh [1]. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi jumlah dan macam – macam bakteri dalam rongga mulut. Pertama mikroorganisme dari udara, air, makanan, dan dari lingkungan. Kedua adalah variasi lingkungan yang disebabkan oleh karena anatomi rongga mulut yang berbeda – beda. Iklim yang berhubungan dengan suhu juga dapat mempengaruhi jumlah dan macam bakteri dalam rongga mulut [2] . Flora normal dalam rongga mulut terdiri dari Streptococcus mutans/Streptococcus viridans, Staphylococcus aureus, Lactobacillus sp dan Pseudomonas aeroginosa. Meskipun sebagai flora normal, namun pada keadaan tertentu bakteri-bakteri tersebut dapat berubah menjadi patogen karena adanya faktor predisposisi, seperti kebersihan rongga mulut yang rendah. Bakteri rongga mulut dapat masuk ke dalam aliran darah melalui gigi yang berlubang, karies gigi dan gusi yang berdarah sehingga terjadi bakterimia [3]. Diantara bakteri – bakteri pada rongga mulut diatas bakteri yang paling dikenal adalah Streptococcus mutans. Bakteri Streptococcus mutans merupakan salah satu flora normal yang hidup dirongga mulut, tapi pada jumlah yang berlebih merupakan agen penyebab utama karies gigi [4]. Bakteri ini berperan penting dalam pathogenesis karies dan mampu membentuk polisakarida ekstraseluler dan plak. Plak merupakan salah satu penyebab kerusakan gigi. Untuk mencegah terbentuknya plak umumnya digunakan pasta gigi [5]. Menurut [6]. Komposisi pasta gigi terbagi atas 2 yaitu komposisi bukan bahan aktif dan komposisi bahan aktif. Komposisi bukan bahan aktif terdiri atas sodium lauryl sulfate, alginate, sodium benzoate, air, sorbitol, glycerine, flavor, sodium saccharine, titanium dioxide dan juga vitamin. Sedangkan komposisi bahan aktif terdiri dari fluoride, sodium fluoride, sodium monofluorofosfat, kalsium fosfat, dan potassium nitrate. Beberapa hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan bahan – bahan tertentu pada pasta gigi dapat mengurangi jumlah bakteri dalam mulut. Bahan – bahan yang umumnya ditambahkan adalah triclosan, alkaloid, enzim – enzim tertentu (laktoperoksidase, amiloglucoxidase, glucoxidase) yang mempunyai sifat antibakteri [7]. Menurut [8] pasta gigi memang mempunyai pasar yang sangat luas, karena sebagian besar orang selalu menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi. Karena pasarnya yang luas maka saat ini banyak sekali merek pasta gigi yang beredar dengan menawarkan berbagai keunggulan. Munculnya berbagai produk baru maupun penyempurnaan produk lama, para produsen pasta gigi semakin terpacu untuk menciptakan produk yang mampu bersaing dan mencoba untuk memenuhi keinginan dan selera konsumen. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by OJS UNPATTI Publication Center (Universitas Pattimura)