Jurnal Agribisnis Vol: 18 No: 1 Juni 2016 ISSN-P: 1412-4807 ISSN O: 2503-4375 2 Respon Harga Beras Terhadap Permintaan Beras Rumahtangga Petani Kelapa Di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau RESPON HARGA BERAS TERHADAP PERMINTAAN BERAS RUMAHTANGGA PETANI KELAPA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, PROVINSI RIAU Elinur 1) 1) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Univeritas Islam Riau, Pekanbaru Email : elinurdjaimi@yahoo.com ABSTRAK Harga beras sangat menentukan permintaan beras rumahtangga petani kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan yang mempegeruhi permintaan beras dan respon harga beras terhadap permintaan beras rumahtangga petani kelapa. Penelitian ini menggunakan metode survey. Metode pengambilan mengambil sampel secara multi stage random sampling dan jumlah petani sebanyak 40 orang. Analisis data yang digunakan adalah ekonometrika persamaan tunggal dengan metode estimasi Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama: factor dominan yang mempengaruhi permintaan beras rumahtangga petani kelapa adalah harga beras, harga ubi, pendapatan rumahtangga dan jumlah anggota petani kelapa. Kedua, Respon harga beras dan harga ubi terhadap permintaan beras rumahtangga petani adalah elastis. Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan harga beras dan harga ubi memberikan perubahan yang besar terhadap perubahan permintaan beras rumahtangga petani kelapa. Hal ini mengindikasikan bahwa kebijakan stabilisasi harga beras yang perlu dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mengatasi kekurangan pangan karbohidrat pada rumahtangga petani kelapa. Keyword: Respon harga beras, Permintaan Beras dan Rumahtangga petani kelapa PENDAHULUAN Beras merupakan komoditas penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Indragiri Hilir khususnya. Konsumsi beras merupakan kebutuhan yang mendasar yang harus dipenuhi oleh individu atau rumahtangga. Konsumsi beras dalam jumlah dan kualitas yang baik sangat diperlukan dalam menentukan asupan gizi bagi kelangsungan hidup manusia. Besarnya konsumsi beras ditentukan jumlah penduduk. Dengan meningkatnya jumlah penduduk tentu akan meningkatkan jumlah konsumsi beras. Data perkembangan penduduk dan