Ind. J. Chem. Res, 2015, 2, 223 - 230 223 THE CAPABILITY TEST OF RICE HUSK (Oryza sativa L) AS ACTIVE CARBON FOR PHENOL ADSORPTION Studi Pemanfaatan Sekam Padi (Oryza Sativa L) sebagai Karbon Aktif untuk Adsorpsi Fenol M. F. J. D. P. Tanasale 1 , J. Latupeirissa 1 , Eltha Tuhalauruw 1 1 Chemistry Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences Pattimura University, Kampus Poka, Jl. Ir. M. Putuhena, Ambon 97134 *Corresponding author, e-mail: mtanasale@fmipa.unpatti.ac.id Received: October 2014 Published: January 2015 ABSTRACT The utilization study of active carbon from rice husk as adsorbent has been done. Active carbon is gained through carbonization process where rice husk put into furnace on temperature 300 o C. for 1 hour, colded, and sieved by sieve 100 mesh. The next it is activated by KOH solution with a concentration of 50% for 5 hours. The characterization used X-ray diffraction (XRD) for both carbons before and after activation. And determinated anidity weigh, calsinated in furnace with 400 o C. and streamed through N 2 gas for 2 hours. Acidity weight of 6.4873 x 10 -2 and 2.5467 x 10 -2 mol/g, respectively. Determination of phenol adsorption was the UV-Vis spectrophotometry. Adsorption phenol from active carbon was followed the Freundlich isotherm with maximum capacity 5.6964 x 10 -2 mg/g and n value is 0.2586 mg/g. The experimental data fitted well to the pseudo second- order kinetic model, which regretion value is 99.9 % and rate constant reaction ( k) value is 0.74 g mg -1 menit -1 Phenol adsorption from active carbon rice husk the best is consentration 100 ppm with value 99.56 %. Keywords: Active carbon, adsorption, phenol, rice husk. PENDAHULUAN Sekam padi merupakan hasil penggilingan atau penumpukan gabah. Sekam padi biasanya bertumpuk dan hanya menjadi bahan buangan di sekitar penggilingan padi. Pemanfaatannya masih sangat terbatas, hasil pembakaran sekam padi biasanya digunakan sebagai abu gosok untuk membersihkan peralatan rumah tangga dan digunakan untuk mengeringkan bata pada tempat-tempat pembuatan genteng dan batu bata. Lapisan terluar dari sekam padi terkonsentrasi silika yang tinggi dengan tingkat porositas yang tinggi, ringan dan permukaan eksternal yang luas sehingga sangat bermanfaat sebagai adsorben (Prasetyo, 1996). Karbon aktif adalah padatan berpori yang mengandung karbon, yang berikatan secara kovalen dan bersifat non polar serta daya adsorpsinya ditingkatkan melalui proses aktivasi struktur pori karbon aktif berhubungan dengan luas permukaan, yaitu semakin kecil pori-pori karbon aktif, maka semakin besar luas permukaan. Dengan demikian, kecepatan adsorpsinya semakin bertambah. Aktivasi karbon aktif dapat dilakukan melalui 2 proses yaitu aktivasi kimia dan fisika (Rini, 2005). Karbon aktif mempunyai daya serap yang baik, sehingga dapat digunakan sebagai media penyerap zat-zat yang tidak diinginkan maupun toksik, baik dalam air maupun gas. Salah satu zat toksik yang dapat diserap oleh karbon adalah fenol. Adsorpsi isoterm fenol merupakan salah satu tes adsorpsi yang melengkapi informasi sifat adsorpsi karbon aktif dalam pengolahan air. Fenol merupakan senyawa organik dengan rumus C 6 H 5 OH Senyawa ini berbau khas dan bersifat racun serta korosif terhadap kulit. Apabila terminum dapat menimbulkan rasa sakit, merusak pembuluh darah sehingga timbul gangguan pada otak, paru-paru, ginjal, dan limpa. Fenol terdapat pada limbah yang CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by OJS UNPATTI Publication Center (Universitas Pattimura)