Vol. 17, No.1, Februari 2018, pISSN 1411-3023, eISSN 2580-0264 1 Abstrak-Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan nilai ekonomi serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Industri kreatif semakin penting dalam mendukung kesejahteraan dalam perekonomian bangsa. Program ini membantu mengembangkan mitra usaha kecil untuk mandiri secara ekonomi, berbasis kompetensinya dan berkelanjutan, meningkatkan ketrampilan berpikir dalam mengolah peluang pasar, sehingga dapat diwujudkan menjadi produk yang potensial di pasar. Metode yang direncanakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah membimbing mitra dalam meningkatkan kualitas produk dengan membuat variasi desain khusus (unik) yang berbeda dengan produk sebelumnya dengan target pasar yang spesifik (ceruk pasar). Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko produk tidak diminati konsumen/pasar, karena dasar penciptaan ide desain adalah keinginan/kebutuhan konsumen. Dengan desain yang spesifik, unik dan berorientasi konsumen, diharapkan mitra usaha kecil bisa mengekploitasi potensinya, sehingga memiliki daya saing untuk bertahan hidup dan berkembang menjadi besar. Program ini dimaksudkan dapat membantu Mitra dalam menghasilkan desain produk yang lebih variatif dan ekploratif, serta mempunyai nilai fungsi yang berbasis keinginan dan kebutuhan konsumen, dengan harapan penjualan akan semakin meningkat dan Mitra menjadi berkembang, sehingga nantinya bisa menjadi contoh dan dapat diterapkan untuk usaha kecil sejenis yang lain. Kata kunci: desain produk, industri kreatif dan usaha kecil Abstract-Creative industry is an industry derived from the utilization of creativity, skills and individual talents to create economic value and employment by generating and exploiting the creative power and creativity of the individual. Creative industry is increasingly important in supporting prosperity in the nation's economy. This program helps develop small business partners to be economically independent, competence-based and sustainable, improve thinking skills in processing market opportunities, so that it can be realized into potential products in the market. The program is also expected to increase the knowledge of small business partners in the creativity of product creation, management and marketing aspects so that it is expected to manage more professional business with better targets. The method to achieve that goal is to guide partners in improving product quality by creating unique design variations that are different from the previous product with a specific target market (niche market). This is intended to reduce the risk of products not interested consumers / markets, because the basis of the creation of design ideas is the desire / needs of consumers. Specific design, unique and consumer-oriented, small business partners are expected to exploit its potential, so it has the competitiveness to survive and grow into large. This programs are intended to assist Partners in producing more varied and explorative product designs, and have value functions based on the wants and needs of consumers, in the hope that sales will increase and partners grow, so it can be an example and can be applied to another similar small businesses. Key word: product design, creative industry, and small businesses I. PENDAHULUAN Berawal dari gebrakan di Inggris, ekonomi atau industri kreatif kini banyak diadopsi negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Dengan komposisi jumlah penduduk usia muda sekitar 43 persen (sekitar 103 juta orang), Indonesia memiliki basis sumber daya manusia cukup banyak bagi pengembangan ekonomi kreatif. Industri Kreatif merupakan kelompok industri yang terdiri dari berbagai jenis industri yang masing-masing memiliki keterkaitan dalam proses pengeksploitasian ide atau kekayaan intelektual menjadi nilai ekonomi tinggi yang dapat menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan. Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan nilai ekonomi serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Industri kreatif dipandang semakin penting dalam mendukung kesejahteraan dalam perekonomian bangsa. Survei INSEAD dalam mengukur Indeks Inovasi Global di tahun 2015, mendudukkan Indonesia di peringkat 87 dari 126 negara, meningkat dari peringkat 99 pada 2014. Meskipun Indonesia telah menunjukkan peningkatan, peringkat negara-negara tetangga seperti Vietnam (71) dan Thailand (48) masih tetap unggul dari Indonesia. Sedangkan, peringkat ekspor barang kreatif Indonesia tumbuh menjadi peringkat 25 di tahun 2015 dari peringkat 85 di tahun sebelumnya [1, 2]. Cetak biru rencana pengembangan industri kreatif terfokus pada 14 subsektor industri kreatif, yakni arsitektur, desain, fashion, film, video dan fotografi, kerajinan, layanan komputer dan peranti lunak, musik, pasar barang seni, penerbitan dan percetakan, periklanan, permainan interaktif, Pengembangan Desain Produk Berbahan Pelepah Pisang Untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Kecil Bambang Tristiyono, Bambang Mardiono Soewito, Hertina Susandari, Thomas Ari Kristianto dan Aria Weny Anggraita Departemen Desain Produk Industri, Fakultas Arsitektur Desain dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember e-mail: gacombi@prodes.its.ac.id