*Email: tineaprianti@unsri.ac.id Abstrak terbuang sebesar 1386,3 m 3 setiap harinya. Kata Kunci: menara pendingin, efisiensi, evaporation loss, drift loss Abstract and also wasted 1386,3 m 3 per day. Keywords: cooling tower, eficiency, evaporation loss, drift loss Air yang mengalami perubahan suhu tersebut tidak dapat langsung digunakan kembali sebagai media pendingin dan juga tidak dapat dibuang ke lingkungan. Air tersebut menyebabkan timbulnya pengaruh terhadap lingkungan karena air yang dibuang masih bersuhu tinggi. Selain dari sumber alami, air dapat diperoleh dari pembelian suplai utilitas air. Namun, harga air menjadi mahal akibat biaya pembuangan dan perawatan tempat penyimpanan air tersebut. Pendinginan cooling tower dilakukan dengan bantuan udara luar dan fan untuk mempercepat laju pendinginan. Laju konsumsi air pada cooling tower hanya 5% dalam sekali sistem proses, sehingga biaya proses lebih murah dengan ketersediaan air yang dibeli. Menghitung efisiensi dan losses cooling tower refinery perusahaan minyak goreng Tine Aprianti * , Elysa Dellanti Priyantama, dan Faleria Irtha Tanuwijaya Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya Jl. Raya Inderalaya–Prabumulih KM. 32 Inderalaya 30662 Unit Refinery dan Fraksinasi pada perusahaan minyak goreng merupakan unit produksi dalam proses pengolahan bahan baku agar dapat menjadi minyak goreng curah yang memiliki kemurnian yang tinggi. Free Fatty Acid (FFA) merupakan salah satu senyawa yang dapat mengganggu kemurnian dari minyak goreng tersebut. Dilakukan pemurnian dengan sistem sirkulasi dari Palm Fatty Acid Destilate yang telah diturunkan suhunya agar dapat membaawa sejumlah FFA teruapkan. Penurunan suhu dari PFAD ini berperan penting dalam kemurnian minyak dan dilakukan dengan pertukaran panas antara air dan juga PFAD tersebut. Didapatkan efisiensi cooling tower yang berfungsi mendinginkan air proses tersebut sebesar 88,1% serta air yang terbawa ke udara selama proses pendinginan dan juga yang Refinery and Fractionation Unit at a cooking oil company is a production unit in the processing of raw materials in order to produce bulk cooking oil which has a high purity. Free Fatty Acid (FFA) is one of the compounds that can disrupt the purity of the cooking oil. Refining with a circulation system of Palm Fatty Acid Destilate (PFAD) has been lowered to allow the amount of FFA to be evaporated. The decrease temperature of the PFAD plays an important role in the purity of the oil and is carried out by heat exchange between water and also the PFAD. It was found that cooling tower efficiency cooled the process water by 88.1% and water washed into the air during the cooling process Jurnal Teknik Kimia No. 3, Vol. 24, November 2018 Page | 81 1. PENDAHULUAN Perusahaan minyak goreng ataupun nabati merupakan pabrik pengolahan kelapa sawit yang tidak terlepas dari kebutuhan utilitas steam dan air. Air pada perusahaan minyak goreng/nabati ini tidak terlepas juga dengan penggunaan cooling tower yang dapat mendinginkan air yang telah selesai dari proses- proses didalamnya. Pendinginan menjadi hal yang sangat penting dalam industri. Berbagai proses di pabrik menghasilkan panas yang harus dibuang, karena energi panas tersebut berlebih. Di masa lampau, pendinginan dilakukan dengan mengalirkan air terus-menerus dari sumber air alami, pertukaran panas air seiring berjalannya proses, dan membuang kembali air langsung ke sumber air dan menyebabkan gangguan ekologi.