Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol. 4 No. 2, Desember 2021 Hal. 281-287 281 10.24176/jpp.v4i2.7252 http://jurnal.umk.ac.id/index.php/JKP prakarsa@umk.ac.id ISSN 2620-9780 (Online), 2621-5039 (Cetak) EVALUASI PEMBELAJARAN DARING MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA NEGERI 4 KOTA JAYAPURA Muhammad Sawir Universitas Yapis Papua Email: sawirmuhammad103@gmail.com Info Artikel Abstract Sejarah Artikel Diterima: 14 Juli 2021 Revisi: 13 September 2021 Disetujui: 15 Desember 2021 Dipublikasikan: 31 Desember 2021 Tujuan penelitian untuk mengetahui evaluasi dan kendala pembelajaran daring masa pandemi covid-19 di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan jenis diskriptif, waktu penelitian dilaksanankan 3 bulan Januari - maret 2021 di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Sumber data primer dan skunder, pengumpulan data menggunakan teknik observasi lansung, wawancara dengan Kepala Sekolah dan guru secara terstruktur dan dokumnetasi saat pembelajaran daring berlansung. Adapun teknik analisa data menggunakan anaslisis diskripitf terhadap data primer dan data skunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran daring di SMA Negeri 4 Kota Jayapura, masih ditemukan banyaknya masalah yang sering dialami guru dalam pembelajaran daring, baik kendala jaringan, mahalnya kuota internet, kurangnya respon siswa terhadap materi, hingga ketidakpahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Hal tersebut masih menjadi masalah yang terus diperbaiki oleh guru, agar kendala pembelajaran daring dapat diminimalisir dan proses pembelajaran daring dapat berjalan efektif. Guru SMA Negeri 4 Kota Jayapura saat awal belajar daring mencari bantuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan pembelajaran daring. Kendala lainnya banyak gangguan di rumah saat belajar daring, tidak ada siswa di Grup WhatsApp antar guru, dan tidak ada hubungan erat antara guru dan siswa. Guru merasa beban mengajar lebih berat, dan siswa menjadi malas karena tidak ada kontrol lansung dari guru. Keyword Evbaluasi Pembelajaran Masa Pandemi Online Learning Pendahuluan Pendidikan adalah usaha individu yang dilakukan dengan penuh kesadaran dengan tujuan proses pembelajran dapat berjalan efektif, sehingga siswa dapat mengembangkan potensi yang ada pada dirinya (Dahliana, 2016).Masa pandemi menuntut seluruh manusia di bumi ini untuk menjaga jarak terutama Negara Indonesia. Indonesia menerapkan berbagai kebijakan salah satunya adalah menerapkan social distancing. Pendidikan pun terkena dampak dengan adanya kebijakan social distancing. Salah satu dampak social distancing juga terjadi pada sistem pembelajaran di sekolah. Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 menjelaskan tentang pelaksanaan belajar mengajar selama masa pandemi Covid-19. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan meminta melakukan proses belajar mengajar dengan secara tidak langsung atau jarak jauh. Berdasarakan himbauan yang disampaikan oleh Mendikbud maka diharapkan lembaga pendidikan dapat melaksanakan pembelajaran secara daring. Metode penyampaian materi pembelajaran berbasis daring merupakan suatu proses penyampaian materi pembelajaran dengan menggunakan teknologi dalam proses belajarnya dengan bersifat terbuka, fleksibel, dan terdistribusi sehingga tidak terbatas pada ruang dan waktu (Kusumaningrum & Wijayanto, 2020). Pandemi Covid-19 merupakan metode pembelajaran untuk biasanya proses pembelajaran di ruang kelas dan ada interaksi secara langsung antara guru dan siswa menjadi pembelajaran yang terbatas yakni belajar dalam ruang virtual yang bersifat terbatas sehingga memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran. Guru adalah tuntutan dalam pembelajaran yang harus berjalan secara kondusif, inovatif, dan energi. Belajar siswa motivasi mempengaruhi keberhasilan