Gambaran Grit pada Mahasiswa Kedokteran Angkatan 2018 yang Lulus Tepat Waktu Luthfiana Nurul Izzah 1 , La Tansa Milata Hanifa 2 , Maulina Ratih Kusuma Wardani 3 , Nugraha Arif Karyanta 4 Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia Corresponding author: luthfiananurul18@student.uns.ac.id ABSTRAK Sebelum menjadi dokter muda di rumah sakit, mahasiswa kedokteran wajib menempuh pendidikan preklinik terlebih dahulu di universitas. Selama menjadi mahasiswa preklinik atau S-1, banyak beban akademik dan nonakademik yang dirasakan seorang mahasiswa kedokteran. Materi-materi blok, skills lab, course, dan yang lainnya telah disusun sedemikian rupa agar dapat terselesaikan selama 7 semester atau 3,5 tahun. Namun demikian, kesibukan akademik yang berbarengan dengan kegiatan non-akademik yang dijalankan, membuat sebagian mahasiswa tidak menyelesaikan studi preklinik dengan tepat waktu. Mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik yang baik belum tentu dapat menyelesaikan studinya dengan tepat waktu. Sebaliknya, beberapa mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik rendah dapat menyelesaikan studi dengan tepat waktu. Semua hal itu dapat dipengaruhi grit, yang merupakan kombinasi antara hasrat (passion) dan daya juang (perseverance). Mahasiswa yang memiliki grit akan mampu mempertahankan semangat dan motivasinya secara jangka panjang meskipun dihadapi oleh kegagalan dan kesulitan. Studi ini dibuat untuk mengetahui gambaran grit pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Sebelas Maret Angkatan 2018 yang lulus tepat waktu. Studi ini dilakukan dengan metode kualitatif, studi fenomenologi. Data primer dari wawancara dan observasi, dilengkapi dengan data sekunder berupa studi dokumentasi dilakukan untuk memenuhi tujuan penelitian. Hasilnya, grit yang tergambar dari aspek konsistensi minat dan ketekunan dalam berusaha terlihat pada para partisipan, dengan memiliki target dan berusaha melewati tantangan yang ada, meskipun melalui cara yang berbeda. Kata kunci: grit, mahasiswa kedokteran, lulus tepat waktu ABSTRACT Before becoming a young doctor in a hospital, medical students are required to study preclinically first at the university. During his time as a preclinical or S-1 student, a lot of