Jurnal Riset Akuakultur, 11 (1), 2016, 39-46 39 # Korespondensi: Balai Penelitian Pemuliaan Ikan. Jl. Raya 2 Pantura Sukamandi, Patokbeusi, Subang 41263, Jawa Barat, Indonesia. Tel.: + (0260) 520662 E-mail: huria_marnis@yahoo.com IDENTIFIKASI ZIGOSITAS IKAN LELE (Clarias gariepinus) TRANSGENIK F-2 YANG MEMBAWA GEN HORMON (PhGH) DENGAN MENGGUNAKAN METODE REALTIME-qPCR Huria Marnis *)# , Bambang Iswanto *) , Romy Suprapto *) , Imron *) , dan Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi **) *) Balai Penelitian Pemuliaan Ikan **) Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan ABSTRAK Produktivitas ikan budidaya dapat ditingkatkan melalui teknologi transgenesis. Populasi ikan lele transgenik cepat tumbuh telah dihasilkan dan karakter biologisnya telah diketahui. Namun informasi sigositas ikan lele transgenik perlu ditelaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sigositas ikan lele transgenik F2. Sigositas ikan lele transgenik diidentifikasi dengan menggunakan metode real-time qPCR (RT-qPCR) dan uji progeni. Identifikasi sigositas melalui uji progeni, dilakukan dengan mendeteksi transgen (PhGH) pada individu-individu F3 hasil persilangan transgenik F2 dengan non transgenik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sigositas pada ikan lele transgenik F2 dapat diidentifikasi dengan menggunakan metode RT-qPCR. Semua ikan transgenik F2 adalah heterosigot, dengan nilai 2 -Ct yang hampir sama tiap individu F2, yaitu berkisar 0,80-0,99. Identifikasi sigositas dengan metode RT-qPCR menunjukkan hasil yang sama dengan uji progeni, semua transgenik F2 tidak menghasilkan 100% anakan F3 positif transgen. Pada uji progeni, transmisi transgen pada penelitian ini tidak mengikuti hukum segregasi Mendel, dengan kisaran sebesar 5- 40%. KATA KUNCI: Clarias gariepinus; sigositas; transgenik; hormon pertumbuhan ABSTRACT: Identification of zygosity F2 transgenic African catfish (Clarias gariepinus) with growth hormone gene (PhGH) by using realtime-qPCR method. By: Huria Marnis, Bambang Iswanto, Romy Suprapto, Imron, and Raden Roro Sri Pudji Sinarni Dewi Fish farming productivity can be increased by transgenesis technology. On the previous study, transgenic African catfish population fast growing has been produced and its biological characters has been known. However information of transgenic zygosity of African catfish should be examined. The aim of this study was to identify the zygosity of F2 transgenic African catfish. The zygosity of F2 transgenic was identified by real-time qPCR (RT-qPCR) method and progeny test. Further, iIdentification of zygosity F2 transgenic African catfish was confirmed by progeny test, while F2 transgenic African catfish was mated with non-transgenic. Identification of zygosity F2 transgenic was conducted by detection PhGH gene (transgene) in F3 transgenic African catfish population.Transgene transmission was evaluated by PCR method. The result showed that the zygosity F2 transgenic African catfish could be identified by RT-qPCR method. All F2 transgenic African catfish were heterozygous, where as the 2 - Ct value was almost same for all individual, which ranges from 0.80 to 0.99.The result of zygosity identification using RT-qPCR method was as same as that of progeny test. In the progeny test, transgene transmission in this study was non-Mendelian segregation, with ranges of 5-40%. KEYWORDS: Clarias gariepinus; zygosity; transgenic; growth hormone PENDAHULUAN Studi tentang ikan transgenik telah banyak dikembangkan dengan baik. Keberhasilan pembentukan ikan transgenik ditunjukkan dengan transgen yang diintroduksi dapat diwariskan dan ikan transgenik tersebut memiliki performa yang unggul pada karakter yang diharapkan. Selain itu, keberhasilan pembentukan ikan transgenik dapat juga ditentukan dari zigositasnya. Saat ini, penelitian tentang identifikasi zigositas pada ikan transgenik telah banyak dilakukan seperti pada ikan nila (Oreochromis sp.) (Martinez et al., 1996, 1999; Rahman et al., 1998, 2001), mud loach ( Misgurnus mizolepis) (Nam et al., Tersedia online di: http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jra