JOURNAL OF NURSING PRACTICE AND EDUCATION VOL. 02 NO. 02 JUNE 2022 DOI : 10.34305/jnpe.v2i2.460 Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi- Non Komersial-Berbagi Serupa 4.0 Internasional E-ISSN 2775-0663| 90 PENGARUH TERAPI KOGNITIF UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN TERHADAP ORANG DENGAN HIV-AIDS (ODHA) DI KOTA GORONTALO Mutia Agustiani Moonti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan mutiaamooti@gmail.com Abstrak Terapi Kognitif ini dikembangkan pada pasien yang kecemasan, depresi, skizofrenia. Hal ini menyatakan bahwa Terapi Kognitif dapat difokuskan pada distorsi pola pikir yang bisa menyebabkan gangguan mental dan perasaan yang tidak nyaman. Tujuan Penelitian ini Adakah Pengaruh Terapi Kognitif Untuk Menurunkan Kecemasan Terhadap ODHA di Kota Gorontalo. Jenis Penelitian adalah Pra-Experimental dengan pendekatan Pre Dan Post One Group Design dengan satu macam perlakuan tanpa kelompok pembanding (Kontrol). Jumlah populasi dalam penelitian sebanyak 49 responden dan teknik pengambilan sampel dengan Metode Survey. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Univariat (Karakteristik Responden) dan Analisis Bivariat (Paired T-Test). Hasil penelitian didapatkan digunakan untuk Dinas Kesehatan Kota Gorontalo khususnya pada P2M dalam memonitoring aktivitas ODHA dengan pemberian Terapi Kognitif dalam rangka menurunkan diskriminasi dan kecemasan yang dialami oleh ODHA dan hasil penelitian ini juga bisa digunakan kepada KPA (Komisi Penanggulangan HIV-AIDS) Kota Gorontalo agar bisa memberikan konseling pada ODHA terkait psikologi yang dapat meningkatkan percaya diri dan menurunkan harga diri yang dialami oleh ODHA. Kata Kunci : Terapi Kognitif, Kecemasan, ODHA Pendahuluan Banyak anggapan masyarakat bahwa HIV-AIDS termasuk penyakit yang dapat menular hanya dengan bersentuhan saja. Stigma dalam masyarakat dan keluarga biasanya menimbulkan masalah psikologi yang rumit bagi penderita AIDS, beban psikososial yang dapat menimbulkan rasa cemas, depresi, kurang percaya diri, putus asa dan ingin bunuh diri (Desmawati,