PALAPA : Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Volume 9, Nomor 2, November 2021; 266- 280 https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/palapa TINJAUAN ALQURAN DALAM TERM KECERDASAN INTELEKTUAL Hamzani Aulia Rahman & Abdul Hafiz Alfatoni Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta hamzaniauliarahman@gmail.com , hafizalfatoni70@gmail.com Abstract The Qur'an is the first source of Islam in the guidelines of Islamic life. In each verse and letter there is a meaning to seek a deep search of all implied objects. Therefore one of the potentials of man in taking a knowledge is reason. Reason becomes an intelligence in building human civilization in the future, reason is also able to guard and nurture man in all his ugliness and error. Therefore it is necessary as a Muslim to have an intellectual in understanding many things. In the Intellectual Qur'an there is a lot of influence on the meaning of attachment to every meaning contained in each verse of the holy book, one of which is the word Nazara (obsevasi) which is depicted in the letter at-Thariq, tafakkara (thinking) in sura al-Baqarah, and Fahima (understanding) al-Anbiya'. Then in all its interpretations using the tool of the ancient knife only believe to be used as a belief and some who research it with all its flaws, so that in this century a lot of authenticity and truth in the holy book of the Koran to be used as a source of knowledge to be associated in the current research both in terms of intellectual, emotional and spiritual. Keywords: Intellectual, Qur'an, Intelligence Abstrak : Alquran merupakan sumber islam pertama dalam pedoman kehidupan islam. Dalam setiap ayat dan surat di dalamnya terdapat makna untuk mengupayakan pencarian mendalam terhadap segala objek tersirat. Oleh karena salah satu potensi manusia dalam mengambil suatu pengetahuan adalah akal. Akal menjadi sebuah kecerdasan dalam membangun peradaban manusia ke depan, akal juga mampu menjaga dan memelihara manusia dalam segala keburukan dan kesesatannya. Untuk itu perlu sebagai seorang muslim mempunyai intelektual dalam memahami berbagai banyak hal. Dalam Al-Qur’an Intelektual banyak mengandung pengaruh suatu makna mengenai keterikatan pada setiap makna yang terkandung pada setiap ayat kitab sucinya salah satunya kata Nazara (obsevasi) yang tergambar pada surat AT-Thariq, tafakkara (berpikir) dalam surat AL-Baqarah, dan Fahima (memahami) AL-Anbiya’. Kemudian dalam segala penafsirannya menggunakan alat pisau zaman dahulu hanya mengimani untuk dijadikan kepercayaan serta adapula yang menelitinya dengan segala kekurangannya, sehingga pada abad ini banyak keaslian dan kebenaran dalam kitab suci alquran untuk dijadikan sumber ilmu untuk dikaitkan pada penelitian masa sekarang baik dari segi intelektual, emosional dan spritualnya. Kata Kunci: Intelektual, Al-Qur’an, Kecerdasan