Jurnal Ilmiah Manajemen & Akuntansi p-ISSN 2301-8291 e-ISSN 2622-1489 Vol. 24, No. 2, Des 2018, hal 118 - 135 118 PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN PERTUMBUHAN USAHA TERHADAP PROFITABILITAS PADA 10 PERUSAHAAN PERBANKAN DENGAN LABA TERBESAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013-2017 Ida Ayu Ratih Manuari 1) Universitas Mahasaraswati Denpasar 1) ABSTRACT Bank is a financial institution that encourages the growth of the national economy. The banking business is not only a store and lender, but also the creator of the means of payment, monetary stability, and the dynamics of a country's economic growth. Banking is one of the most important economic sectors in Indonesia's economic development especially in the free market and globalization. Banks are one of the economic veins of a country, without a community bank we can’t save and send money, obtain additional business capital or conduct international trade transactions effectively and safely. The research was conducted on ten Banking Companies with the biggest profit listed in Indonesia Stock Exchange in 2013-2017, the method used in this research is nonprobability sampling with purposive sampling technique. Data collection is documentation. Analytical technique used is Path Analysis technique (path analysis) by using SPSS. Based on the analysis results found that the Capital Structure (DER) has a negative and significant influence on Profitability (ROA), Business Growth (Asset) has a positive and significant influence on Profitability (ROA), Capital Structure (DER) has no influence on Business Growth (Asset ) and Capital Structure (DER) through Business Growth (Assets) have no influence to Profitability (ROA) on 10 Manufacturing Companies with the biggest profit listed in Indonesia Stock Exchange in 2013-2017. Keywords: Capital Structure, Business Growth, and Profitability. I. PENDAHULUAN Peningkatan profitabilitas dan pertumbuhan usaha merupakan faktor penting dalam menentukan kemampuan suatu perusahaan dalam menunjukkan keberhasilan kinerja suatu perusahaan atau bahkan dari dua faktor tersebut kita dapat menilai prospek perusahaan tersebut di masa mendatang. Seringkali profitabilitas dan pertumbuhan usaha adalah angka yang dipakai seorang investor dalam menentukan pilihan investasinya karena semakin tinggi tingkat profitabilitas dan angka pertumbuhan usaha suatu perusahaan maka semakin baik pula kinerja perusahaan. Profitabilitas yang semakin tinggi berarti lebih memudahkan perusahaan dalam membiayai kegiatan usahanya (Budiasa, 2015). Rasio profitabilitas dimaksudkan untuk mengukur efisiensi penggunaan aktiva lancar perusahaan (Pudjiastuti, 2016). Penilaian efisiensi perusahaan dalam penggunaan aktiva lancar untuk menghasilkan laba menggunakan analisis profitabilitas. Perusahaan harus mampu mengalokasikan sumber daya keuangan yang dimiliki secara efisien dengan cara menekan biaya- biaya penggunaan dana sehingga akan mampu meningkatan labanya. Salah satu proksi untuk mengukur profitabilitas suatu perusahaan adalah dengan analisis return on asset, yaitu bagaimana suatu perusahaan dapat menghasilkan laba melalui asset atau aktiva yang ia miliki. Selain melihat profitabilitas, seorang investor juga sering