195 PeMAnFAATAn PROGRAM WInGeOM PAdA PeMBelAJARAn MATeMATIkA UnTUk MenInGkATkAn PeMAHAMAn GeOMeTRI SISWA nelly Rhosyida Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta E-mail: rhosyidanelly@gmail.com Abstract: The progress of science and technology make a positive contribution in education through its products. The use of technology has become a necessity to improve mathematics learning process by providing opportunities for teachers to represent the learning material in a more interesting and varied ways. Students’ engagements with, and ownership of, abstract mathematical ideas can be fostered through technology.Teachers already used props and multimedia in geometry learning. Wingeom is one of dynamic geometry software that help students to explore geometry objects easily. The excess of Wingeom in presenting a visualization object geometry is expected to facilitate students’ understanding of geometry. keywords: understanding, geometry, wingeom Pada era globalisasi saat ini, informasi dan teknologi berkembang sangat pesat sehingga mendorong kita untuk selalu mengikuti perkembangan IPTEK. Apalagi bagi negara yang sedang berkembang dan membangun seperti Indonesia, mengikuti perkembangan IPTEK dapat dikatakan sebagai suatu keharusan untuk mengejar ketertinggalanIndonesia di belakang kemajuan negara-negara lainnya. Banyak penemuan baru dalam bidang IPTEK yang tidak dapat disangkal sangat berperan dalam perkembangan pendidikan. Pemanfaatan teknologi sudah marak dibicarakan dalam dunia pendidikan sebagai salah satu aspek penting dalam pengembangannya. Hal ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam visi NCTM (2000:3) untuk matematika sekolah yang menyebutkan bahwa “technology is an essential component of the environment… Alone or in group and with acces to technology, they work productively and refectively, with the skill guidance of their teacher ”. Dalam pernyataan tersebut jelas dinyatakan bahwa teknologi merupakan unsur penting dalam sebuah pembelajaran matematika. Pembelajaran dengan akses ke teknologi, memberikan kesempatan pada siswa untuk bekerja secara produktif dan refektif, tentu dengan arahan yang terambil dari guru. Dalam standar proses KTSP juga disebutkan bahwa untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran, sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, alat peraga, atau media lainnya (Depdiknas, 2006:345). Hal ini menjelaskan bahwa penggunaan teknologi menjadi suatu kebutuhan untuk meningkatkan proses pembelajaran matematika. PeMBAHASAn Peran Teknologi dalam Pembelajaran Matema- tika Munculnya berbagai produk teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam bidang pendidikan memberi kesempatan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan meningkatkan kualitas pendidikan melalui proses belajar-mengajar. Produk teknologi tersebut dapat membantu pencapaian sasaran dan tujuan pendidikan melalui proses belajar-mengajar yang lebih menarik dan bermakna. Demikian pula halnya dengan pendidikan matematika, produk teknologi dapat memberi warna dalam pembelajaran matematika karena dapat memupuk minat serta sikap positif terhadap matematika. Siswa pada tingkat Sekolah Dasar (SD) masih berada pada tahap kognitif operasi konkrit dimana anak sudah belajar menggunakan logika dengan bantuan benda konkrit (Sugiyanto, 2012:3). Oleh karena itu, matematika sebagai materi pelajaran yang abstrak memerlukan media visual dalam pembelajarannya. JA Bruner dalam Sugandi brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)