Seminar Nasional Cendekiawan ke 3 Tahun 2017 ISSN (P) : 2460 - 8696 Buku 2 ISSN (E) : 2540 - 7589 239 Determinan Kinerja Karyawan pada PT. Kinden Indonesia di Jakarta Syafta Sulistyo Puteri, Abdul Haeba Ramli Abstrak’ Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh tekanan kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Desain penelitian menggunakan metode survei dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Sampel dari 46 orang karyawan PT. Kinden Indonesia yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam pengujian hipotesis adalah Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian memberikan bukti bahwa tekanan kerja yang tinggi berdampak secara signifikan pada kepuasan karyawan. Begitu pula dengan kepuasan kerja yang tinggi akan berdampak secara signifikan pada kinerja karyawan. Tapi tekanan kerja yang tinggi belum mampu meningkatkan kinerja karyawan secara signifikan. Dan akhirnya hasil uji tidak langsung pada tekanan kerja dapat meningkatkan kinerja karyawan secara signifikan jika didukung oleh kepuasan kerja karyawan yang tinggi. Kata Kunci: Tekanan kerja, Kepuasan karyawan, Kinerja karyawan. A. Pendahuluan Di era global seperti ini, yang semakin cepat dan begitu banyaknya teknologi canggih yang bermunculan, mengharuskan manusia mampu beradaptasi dan bekerja secara cepat dalam organisasi. Dan organisasi harus menyediakan alat-alat yang dapat mempermudah karyawan dalam melakukan semua kegiatan untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Di sisi lain, banyaknya pula tekanan internal dalam organisasi yang dirasakan oleh karyawan akan memicu timbulnya stress dalam bekerja. Karyawan merasakan adanya pressure yang akan berpengaruh kepada kondisi psikis dan fisiknya yang pada akhirnya akan berdampak pada kinerjanya. Seperti yang disampaikan oleh Wirawan, (2012) tekanan kerja merupakan reaksi yang tidak diharapkan muncul sebagai akibat tingginya tuntutan lingkungan kepada seseorang. Pendapat lain juga disampaikan oleh Hani Handoko,(2014) tekanan kerja diartikan sebagai persepsi responden terhadap berbagai kondisi yang berkaitan dengan pekerjaan maupun kondisi pribadi karyawan. Selain tekanan kerja bagi karyawan, maka yang juga harus diperhatikan juga oleh perusahaan adalah kepuasanan kerja, karena menurut Hasibuan, (2014) kepuasanan kerja merupakan kunci pendorong moral, kedisiplinan, dan prestasi kerja karyawan dalam mendukung terwujudnya tujuan perusahaan. Pendapat lain yang disampaikan oleh Rivai dan Sagala, (2009) mendefinisikan kepuasanan kerja merupakan evaluasi yang menggambarkan seseorang atas perasaan sikapnya senang atau tidak senang, puas atau tidak puas dalam bekerja. Dengan memperhatikan tekanan kerja dan kepuasanan kerja karyawan maka diharapkan hasil kinerja mereka dapat optimal. Seperti yang disampaikan oleh Sedarmayanti, (2011) kinerja karyawan merupakan terjemahan dari performance yang berarti hasil kerja seorang pekerja, sebuah proses manajemen atau suatu organisasi secara keseluruhan, dimana hasil kerja tersebut harus dapat ditunjukkan buktinya secara konkrit dan dapat diukur (dibandingkan dengan standar yang telah ditentukan). Penelitian ini melibatkan karyawan sebagai responden yang akan dilakukan di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, rekayasa listrik & mekanik di brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Trisakti Open Journal Systems (Universitas Trisakti)