THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE, Vol. 6, No. 2, Juni 2016 191 PENINGKATAN PERILAKU IBU DALAM PENGATURAN POLA MAKAN BALITA DI POSYANDU MELATI DESA BINTORO KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER Susi Wahyuning Asih* *Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember ABSTRACT The improvement of mother behavior in order to set toddler’s eating pattern in Bintoro village Patrang subdistrict of Jember is based on consequenses of the growth and developmental proccess of toddler itself. The purpose of this study is to find out mother’s behavior improvement. It’s a correlational study conducted by cross sectional approach. The population are 139 toddler’s mother in bintoro. There were 103 respondents taken y random sampling. The instruments was a questionnaire and WHO chart. The data analysed by using Spearman Rank test. The result shows that 51 respondents are showing not good while 42 respondents had their toddler with good nutritional status. The correlational analysis obtained p value 0.21 means that there is no significant correlation between mother’s behavior about diet with nutritional status of children under five in Bintoro village Patrang subdistrict of Jember. Keywords : mother behavior,nutritional status, children under five PENDAHULUAN Nutrisi pada balita sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan balita. Nutrisi balita tidak lepas dari peran seorang ibu, dalam memberikan nutrisi. Proses pemberian nutrisi pada balita membutuhkan pengaturan dalam pola makan balita. Jadual yang teratur, jenis makanan yang tepat, jumlah makanan yang sesuai dan juga cara pemberian yang tepat memerlukan ketrampilan bagi seorang ibu. Nutrisi balita dalam pelaksanaannya terutama dimulai pada masa kehamilan segera setelah persalinan dan pada masa menyusui selanjutnya (Direktorat Gizi Masyarakat, 2005). Penatalaksanaan dalam mengatur agar keseluruhan proses pemberian nutrisi bisa berjalan dengan sukses, mulai dari makanan diproduksi sampai dengan proses anak balita dan menelan makanan, yang dimulai pada masa antenatal, perinatal dan pasca melahirkan, neonatus sampai dengan balita (Prasetyono,2009). Peran seorang ibu sangat dibutuhkan dalam menjaga kualitas dan kuantitas nutrisi anaknya. Kualitas nutrisi dapat dimulai dari cara pemilihan pengolahan dan pendistribusian, teknik pengolahan