49 Kumaseh, Kaim, dan Tatontos, Laju Sedimentasi di Perairan Kampung Salurang ... 49 Laju Sedimentasi di Perairan Kampung Salurang Kabupaten Kepulauan Sangihe (Sedimentation Rate in Salurang Village Regency of Sangihe Islands) Eunike Irene Kumaseh, Mukhlis Abdul Kaim, dan Yuliana Varala Tatontos Teknologi Penangkapan Ikan Politeknik Negeri Nusa Utara Tahuna Email: eunikekumaseh@gmx.com; abdulkaimmukhlis@gmail.com; yulianatatontos@gmail.com Abstrak: Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan bagian integral dari Propinsi Sulawesi Utara dengan Ibukota Tahuna. Berjarak sekitar 142 Mil Laut dari Ibukota Propinsi Sulawesi Utara, Manado, terletak antara 20 4’13" – 40 44’ 22" Lintang Utara dan 1250 9’ 28" – 1250 56’ 57" Bujur Timur, berada diantara Pulau Sulawesi dan Mindanao (Republik Philipina), sehingga Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat dikategorikan “Daerah Perbatasan”. Kondisi geografis wilayah pesisir memiliki sumberdaya alam yang cukup melimpah dan unik, walaupun demikian sangat rentan terhadap berbagai masalah kerusakan lingkungan perairan terutama oleh aktivitas masyarakat yang mendiami serta memanfaatkan kawasan land base. Sedimentasi adalah peristiwa pengendapan material batuan yang telah diangkut oleh tenaga air atau angin. Permasalahan yang terjadi di Kampung Salurang adalah terjadinya sedimentasi yang cukup tinggi. Perangkap sedimen yang dipasang terdiri atas besi 6 m, pipa PVC 2" dengan panjang 11,5 cm, penutup Pipa PVC 2", dan tali pengikat untuk perangkap. Alat ini dipasang pada 2 tempat yaitu Stasiun 1 di dekat muara dan Stasiun 2 terletak agak jauh dari muara. Pengamatan dilakukan seminggu sekali. Laju sedimentasi pada Stasiun 1 berkisar antara 0,069 – 0,648 m 3 /tahun dengan rata-rata laju sedimentasi 0,27 m 3 /tahun. Laju sedimentasi pada Stasiun 2 berkisar antara 0,08 – 0,23 m 3 /tahun dengan rata-rata 0,14 m 3 /tahun. Laju sedimentasi yang tinggi di Kampung Salurang adalah di dekat muara sungai yaitu pada Stasiun 1. Kata Kunci: sedimentation, rate sedimentation, Salurang village Abstract: The District of Sangihe Islands is an integral part of North Sulawesi Province with the Capital of Tahuna. Located about 142 Miles from the Capital of North Sulawesi Province, Manado, located between 20 4’13 “- 40 44 ’22" North Latitude and 1250 9' 28 “- 1250 56 ’57" East Longitude, located between Sulawesi Island and Mindanao ( Republic of the Philippines), so that the District of Sangihe Islands can be categorized as “Border Area”. Geographical condition of coastal area has abundant and unique natural resources, although it is very susceptible to various problems of damaging the aquatic environment, especially by community activities that inhabit and utilize land base area. Sedi- mentation is an event of deposition of rock material that has been transported by hydro or wind power. Problems that occur in Salurang village is the occurrence of sedimentation is high enough. The sedi- ment traps mounted consist of 6 m iron, 2 “PVC pipe with 11.5 cm long, 2” PVC Pipe cover, and strap for trap. This tool is installed in 2 places namely Station 1 near the estuary and Station 2 is located some distance from the estuary. Observation is done once a week. Sedimentation rate at Station 1 ranged from 0,069 - 0,648 m3/year with average sedimentation rate 0,27 m3/year. Sedimentation rates at Station 2 ranged from 0.08 - 0.23 m3/year with an average of 0.14 m3/year. The high sedimentation rate in Salurang Village is near the river estuary at Station 1. Keywords: sedimentation, rate sedimentation, Salurang village Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan bagian integral dari Propinsi Sulawesi Utara dengan ibukota Tahuna. Berjarak sekitar 142 Mil Laut dari Ibukota Propinsi Sulawesi Utara, Manado, terletak antara