MARINADE Vol. 04(01) : 51 62 (April 2021) e-ISSN : 2654-4415 online : http://ojs.umrah.ac.id/index.php/marinade 51 EFEK PENAMBAHAN EKSTRAK RUMPUT LAUT Eucheuma Cottonii PADA PEMBUATAN ES BATU TERHADAP KEMUNDURAN MUTU KERANG LOKAN (Geloina erosa) DAN KERANG DARAH (Anadara granosa) The Effect of Eucheuma cottonii Seaweed Extract addition in Ice Cubes production Against the Deterioration Quality of Geloina erosa and Anadara granosa Habsah Agusnia 1) , Kiki Fatmawati 1*) , Made Suhandana 2) 1) Jurusan Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, 29111, Indonesia 2) Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, 20257, Indonesia *korespondensi: kikifa99@gmail.com Diterima : 10 Oktober 2020; Disetujui : 27 April 2021 ABSTRACT Phylum molusca is a group of animals that are soft-bodied and have no spine (invertebrates). One of the phylum molusca is a class of Bivalvia that is generally in the form of lateral symmetry, a type of bivalvia that is often found in the water of Riau Islands is Lokan shells (Geloina erosa) and Darah shells (Anadara granosa) that live in tidal areas. The purpose of this study is to find out if the addition of water ice cubes resulting from the extraction of seaweed Echeuma Cottonii is effective for lokan shells and blood shells. Based on the results of the study obtained for the meat rendment of each shell is 85.39% in lokan shells and 84.27% in darah shells. Organoleptic results showed a more effective treatment of shellfish treatment with the addition of regular ice cubes, Water Holding Capacity (WHC) for the treatment of water ice cube extract binding or absorbing more water than regular ice cube treatment. The second pH of shellfish from three treatments had a value below 7, the lowest acidic pH obtained treatment with seaweed ice cubes. Keywords: Anadara granosa, Geloina erosa, pH, WHC ABSTRAK Filum molusca merupakan suatu kelompok hewan yang bertubuh lunak dan tidak memiliki tulang belakang (avertebrata). Salah satu dari Filum molusca adalah kelas Bivalvia yang umumnya berbentuk simetri lateral, jenis bivalvia yang sering dijumpai diperairan Kepulauan Riau adalah kerang lokan (Geloina erosa) dan kerang darah (Anadara granosa) yang hidup di daerah pasang surut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah penambahan es batu air hasil ektraksi rumput laut Echeuma Cottonii tersebut efektif untuk kerang lokan dan kerang darah. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan untuk rendemen daging dari masing-masing kerang adalah 85,39% pada kerang lokan dan 84,27% pada kerang darah. Hasil organoleptik menunjukkan perlakuan yang lebih efektif perlakuan kerang dengan penambahan es batu biasa, Water Holding Capacity (WHC) untuk perlakuan es batu air ekstrak mengikat atau menyerap lebih banyak air daripada perlakuan es batu biasa. pH kedua kerang dari tiga perlakuan memiliki nilai dibawah 7, pH asam terendah didapatkan perlakuan dengan es batu air esktrak rumput laut. Kata kunci: Kerang Darah, Kerang Lokan, pH, WHC PENDAHULUAN Filum molusca merupakan suatu kelompok hewan yang bertubuh lunak dan tidak memiliki tulang belakang (avertebrata), salah satu dari Filum molusca adalah kelas Bivalvia yang umumnya berbentuk simetri lateral, cangkang terdiri dari dua katup dan kedua katup cangkang dihubungkan oleh suatu engsel pada bagian dorsal (ligament) dan di tutup dan dibukakan oleh sepasang otot abductor. Sebagian besar kelompok hewan ini mempunyai cara makan dengan