JOM FMIPA Volume 1 No. 2 Oktober 2014 263 INDUKSI TUNAS DARI EKSPLAN BIJI MANGGIS (Garcinia mangostana L.) ASAL BENGKALIS SECARA IN VITRO DENGAN PERLAKUAN BAP (Benzylaminopurine) PADA MEDIUM MS Ria Yuni Rahmawati, Mayta Novaliza Isda, Siti Fatonah Mahasiswa Program Studi S1 Biologi Bidang Botani Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Kampus Bina Widya Pekanbaru, 28293, Indonesia rhieyayura19@gmail.com ABSTRACT Mangosteen (Garcinia mangostana L.) from Bengkalis island has many superiorities such as growing in the marshes and tolerant to acid soil (peat soil). In vitro culture is an alternative way to get large number and uniform mangosteen seedling. The purpose of this research was to determine the best concentration of BAP (Benzylaminopurine) in LQGXFLQJ PDQJRVWHHQ¶V VKRRWV IURP %HQJNDOLV 7KLV UHVHDUFK XVHG 5DQGRPL]HG Complete block Design (RAK) with 5 concentrations of BAP (0; 1; 3; 5; 7 mg/l) with 5 replications. The result of this research showed the fastest shoot forming time and highest number of shoots present in a concentration of 5 mg / l BAP at 13 DAP and 2 shoots per explant. Keywords: BAP (Benzylaminopurine), Bengkalis, Mangosteen (Garcinia mangostana L.), In vitro ABSTRAK Manggis (Garcinia mangostana L.) asal Pulau Bengkalis memiliki banyak keunggulan diantaranya adalah dapat tumbuh dirawa-rawa dan toleran terhadap tanah masam (gambut). Kultur in vitro merupakan alternatif untuk mendapatkan bibit manggis dalam jumlah banyak dan seragam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi BAP (Benzylaminopurine) terbaik dalam menginduksi tunas manggis asal Bengkalis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan konsentrasi BAP (0; 1; 3; 5; 7 mg/l) sebanyak 5 ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan waktu membentuk tunas paling cepat dan jumlah tunas paling tinggi terdapat pada konsentrasi 5 mg/l BAP yaitu 13 HST dan 2 tunas per eksplan. Kata kunci: BAP (Benzylaminopurine), Bengkalis, Manggis (Garcinia mangostana L.), In vitro.