Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura | Agustus 2019 | Volume 1 | Hal. 21 – 24 21 KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA DI KELAS XI SMA NEGERI 10 AMBON Feronika Kempirmase 1 , Carolina Selfisina Ayal 2 , Darma Andreas Ngilawajan 3 1, 2,3 Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikn, Universitas Pattimura Jalan Ir. M. Putuhena, Kampus Unpatti, Poka, Ambon, Indonesia e-mail: 1 kempirmasefero98@gmail.com; 2 ayal.olly@yahoo.co.id; 3 dngilawajan@gmail.com; Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal-soal Higher Order Thinking Skill (HOTS). Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitaif-kualitatif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 10 Ambon. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang siswa yang diambil dari kelas XI IPA2, yaitu 1 siswa dengan kategori sedang, 1 siswa dengan kategori rendah dan 1 siswa dengan kategori sangat rendah. Pengambilan subjek berdasarkan hasil tes yang diperoleh siswa. Materi barisan dan deret aritmatika diberikan untuk melihat kemampuan berpikir kritis siswa dalam meneyelesaikan soal HOTS. Hasil penelitian menunjukan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS materi barisan dan deret aritmatika dari empat soal yang diberikan masih tergolong sangat rendah. Berdasarkan hasil tes dan wawancara dari ketiga subjek menunjukan bahwa siswa lebih cenderung merasa kesulitan pada saat memasuki tahap menganalisis dan mengevaluasi. Siswa sering lupa dengan konsep yang terkait dengan soal sehingga menyulitkan mereka untuk menyelesaiakan soal apalagi soal yang berbentuk soal HOTS yang lebih bersifat kontekstual dan membutukan kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi yang tinggi Kata Kunci: kemampuan berpikir kritis, higher order thinking skill (hots) Abstract This study aims to describe students' critical thinking skills in solving Higher Order Thinking Skill (HOTS) questions. This type of research is a quantitative-qualitative descriptive study. The study was conducted in the Ambon 10 Public High School. The subjects used in this study were 3 students taken from class XI IPA2, namely 1 student in the medium category, 1 student in the low category and 1 student in the very low category. Taking the subject based on test results obtained by students. Line material and arithmetic progression are given to see students' critical thinking skills in solving HOTS problems. The results showed that students' critical thinking skills in completing HOTS questions in row material and arithmetic series of four questions given were still very low. Based on the results of tests and interviews of the three subjects showed that students are more likely to feel difficulties when entering the stage of analyzing and evaluating. Students often forget the concepts associated with the problem, making it difficult for them to solve the questions especially in the form of HOTS questions which are more contextual and require the ability to analyze and evaluate highly Keywords: critical thinking skills, higher order thinking skill (hots) 1. Pendahuluan Berpikir kritis digunakan dalam berbagai situasi dan kesempatan dalam upaya memecahkan persoalan kehidupan. Oleh karena itu menjadi penting pula seseorang untuk belajar tentang bagaimana berpikir kritis, karena seseorang tidak serta merta mampu berpikir kritis tanpa melalui proses belajar. Dalam dunia pendidikan terutama pendidikan di sekolah, matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat penting karena matematika merupakan ilmu yang dapat melatih untuk berpikir kritis, sistematis, logis, dan kreatif. Menurut Zhou, dkk (Hidayanti, dkk, 2016) berpikir kritis merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari pendidikan dan berpikir kritis brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by OJS UNPATTI Publication Center (Universitas Pattimura)