Literature Review
120
Volume 3, Number 3, February, (2020), pp. 120-125
ISSN 2580-2046 (Print) | ISSN 2580-2054 (Electronic)
Pusat Kajian BK Unindra - IKI | DOI: 10.26539/teraputik.33279
Open Access | Url: https://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/index
Evaluasi pelaksanaan layanan bimbingan klasikal terkait
perilaku perundungan (bullying) pada siswa di SMA Negeri
Yan Azmi
1*)
, Anan Sutisna
2
, Happy Karlina Marjo
3
Magister Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta
123
*) Alamat korespondensi: Jl. R.Mangun Muka Raya RT.11/RW.14, Jakarta Timur, 13220, Indonesia; E-mail:
azmiyan94@gmail.com
Article History:
Received: 12/01/2020;
Revised: 14/01/2020;
Accepted: 01/02/2020;
Published: 28/02/2020.
How to cite:
Azmi, Y., Sutisna, A., & Marjo,
H.K. (2020). Evaluasi
pelaksanaan layanan bimbingan
klasikal terkait perilaku
perundungan (bullying) pada
siswa di SMA Negeri. Teraputik:
Jurnal Bimbingan dan Konseling,
3(3), pp. 120–125. DOI:
10.26539/teraputik.33279
This is an open
access article
distributed under the Creative
Commons 4.0 Attribution
License, which permits
unrestricted use, distribution,
and reproduction in any medium,
provided the original work is
properly cited. © 2020, Azmi, Y.,
Sutisna, A., & Marjo, H.K.(s).
Abstrak: Latar belakang studi ini adalah adanya perilaku perundungan di SMA Negeri.
Tujuan penelitian adalah menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan klasikal
terhadap perilaku perundungan di sekolah menengah atas. Metode penelitian ini adalah
deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi. Komponen konteks yang terdiri dari
empat indikator yaitu asesmen kebutuhan, tugas perkembangan, tujuan program serta
rancangan program dikatakan masih belum sesuai dengan kriteria, karena tidak
berdasarkan asesmen kebutuhan. Pada komponen input, yang terdiri dari tujuh indikator
yaitu rasio guru BK, kualifikasi guru BK, sarana dan prasarana, metode, materi, media dan
anggaran masih ada yang belum sesuai dengan kriteria karena strategi yang dirancang
belum dapat memenuhi kebutuhan siswa dan harapan lingkungan dalam mencapai tugas
perkembangannya.
Kata Kunci: Evaluasi, Bimbingan Klasikal, Perundungan
Abstract: The background of this study is the presence of abuse behavior in the state high
school. The aim of the study is to convey the evaluation of the classical guidance on high
school bullying behaviour. This method of research is a qualitative descriptive with the type
of evaluation research. The context component consisting of four indicators, namely needs,
development tasks, program objectives and program design is said to be still not in
accordance with the criteria, because not based on the needs of the assessment. In the
input component, consisting of seven indicators namely the ratio of teacher BK, teacher
qualifications BK, facilities and infrastructure, methods, materials, media and budget still
exists that has not been in accordance with the criteria because the strategy designed not
yet able to meet the students ' needs and environmental expectations in achieving its
development tasks.
Keywords: Evaluation, Classical Guidance, Bullying
Pendahuluan
Menurut Aisyah (2015) bimbingan konseling (BK) merupakan layanan bantuan bagi peserta
didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal,
dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kemampuan belajar, dan
perencanaan karir. Paradigma pelayanan BK didasari oleh pandangan bahwa setiap peserta didik
mempunyai potensi untuk berkembang secara optimal.
Pada dasarnya tindakan perundungan sendiri banyak ada di lingkungan pendidikan terutama
pada masa remaja, karna di masa remaja ini siswa masih mencari jati diri mereka masing – masing yang
bisa merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Tindakan perundungan yang ada di sekolah bisa
berdampak buruk terhadap psikologi diri siswa yang menyebabkan siswa tersebut terganggu dalam
proses pengembangan diri maupun sosialnya. Menurut Wicaksana (2008), perundungan merupakan
kegiatan kekerasan fisik maupun psikologis jangka panjang yang dilakukan seseorang atau kelompok
terhadap seseorang yang tidak mampu mempertahankan dirinya dalam situasi dimana ada untuk melukai
brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk
provided by Official Journals of Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)