Turbulen: Jurnal Teknik Mesin, Vol.1 , No. 2, hal.69-76 , Desember 2018, p-ISSN: 2621-3354 69 Yudiyanto Eko., dkk; Distilasi Air Laut Tenaga Surya dengan Konsentrator Lensa Frensel DISTILASI AIR LAUT TENAGA SURYA DENGAN KONSENTRATOR LENSA FRESNEL Eko Yudiyanto 1*) , Asrori 2 1,2 Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang Jl. Soekarno Hatta No 09 Malang telp. 0341 550180 *) Email: eko.yudiyanto@polinema.ac.id; asrori@polinema.ac.id INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK Submitted: 03/12/2018 Revised: 17/01/2019 Accepted: 18/01/2019 Print-Published: 31/01/2019 Air minum merupakan kebutuhan yang mendasar bagi kehidupan. Pengelolaan air yang memerlukan biaya dan energi sangat besar perlu dicarikan altenatif solusi untuk menghasilkan proses yang murah. Penelitian tentang proses destilasi dilakukan untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut. Perlakukan dilakukan dengan metode eksperimen untuk menghasilkan proses destilasi purifikasi air dengan lensa fresnel yang berdimensi luasan efektif 0,785 m 2 dan volume receiver adalah 200 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan konsentrator lensa fresnel mampu untuk membangkitkan uap. Uap ini selanjutnya dapat dikondensasikan untuk menghasilkan fresh water. Dari penelitian diperoleh rata-rata radiasi langsung matahari adalah 531,98 Watt/m 2 . Rata–rata radiasi matahari normal dalam pengujian adalah 515,7 W/m 2 . Temperatur rata-rata titik fokus pada cone receiver adalah 520,4 o C. Proses pembangkitan fase uap basah diperoleh ketika temperatur air dalam receiver menunjukan 95 o C. Percobaan destilasi untuk air laut 200 mL dibutuhkan waktu 10 menit dimana ini terjadi pada kondisi panas sensibel hingga tekanan mencapai 4 bar. Uap air dialirkan kedalam kondensor sehingga diperoleh air hasil destilasi sebanyak 150 ml. Kata kunci: lensa fresnel, destilasi matahari, air minum ABSTRACT Water supply is a basic need for life. Water management that requires a large amount of cost and energy is needed alternative solutions to produce a cheap process. Research on the distillation process was carried out to find solutions to these problems. The research was carried out by a experiment method to produce a distillation process for water purification. The experiment use an effective fresnel lens of 0.785 m 2 and the receiver volume was 200 mL The results of the study explained that using a fresnel lens concentrator was able to generate steam. The steam can be condensed to produce fresh water. Data from calculation obtained average direct solar radiation is 531.98 Watts/m 2 and the power received by the receiver is 346.61 Watt. The average normal solar radiation in tests is 515,7 W/m 2 . The average temperature of the focus point on the cone receiver is 520,4 O C . The wet steam generation process is obtained when the water temperature in the receiver shows 95 O C. Experiments of distillation for 200mL sea water needed 10 minutes to reach 4 bar of pressure. Steam is flowed into the condenser so that distilled water is obtained 150 ml. Keywords: fresnel lens, solar destilation, drinking water 1. PENDAHULUAN Air merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan. Keberadaan air di bumi sangat melimpah, bahkan lebih dari 70 % permukaan bumi diselimuti oleh air. Sebagian besar air yang ada di bumi masih dalam bentuk air garam di laut dan es di kedua kutub bumi. Kondisi air yang masih bercampur garam tidak semua dapat dimanfaatkan langsung dalam pemenuhan kebutuhan minum sehari-hari. Air minum sehat harus memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak mengandung logam berat. Saat ini metode yang tepat untuk mendapatkan air minum TURBULEN: JURNAL TEKNIK MESIN UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG Homepage-artikel: www.univ-tridinanti.ac.id/ejournal/