Berkala Perikanan Terubuk, November 2017, hlm 67–75 Vol. 45. No.3 ISSN 0126 - 4265 67 PENGARUH SALINITAS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN BENIH IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) Imansyah Dahril 1*) , Usman M Tang 2) , Iskandar Putra 2) Email : Imandahril@yahoo.co.id Diterima : 17 September 2017 Disetujui : 24 Oktober 2017 ABSTRACT This research was conducted on March 6 th until April 7 th , 2017 at Coastal Fish Hatchery (CFH) of Bengkalis which located on Mariaman Street, Teluk Papal Village, Bantan Subdistrict, Bengkalis District, Riau Province. The purpose of this experiment was to determine the best salinity toward growth performance and survival rate of red tilapia fingerling (Oreochromis sp.). The method used was experimental method with Completely Randomized Design (CRD) model with 1 factor consisting of 5 treatment levels and 4 times replications (20 experimental units). The treatments used in this research were: 1) 11 ppt; 2) 14 ppt; 3) 17 ppt; 4) 20 ppt; And 5) 23 ppt of salinity. During 32 days maintenance was obtaine d the best treatment was at 17 ppt of salinity with absolute weight growth was 2,26 g, absolute length growth was 2,68 cm, specific growth rate was 7.01% and highest survival rate was at 14 ppt and 17 ppt as much as 98,75 %. Water quality parameters during the experiment were temperature (29-30 o C), DO (5.20-5.65 mg/L), pH (7.5-8.0) and TAN (0.25-0.50 mg/L ) Keywords: Red tilapia (Oreochromis sp.), Salinity, Growth, Survival rate. PENDAHULUAN 1 Nila merupakan salah satu komoditas penting budidaya perikanan air tawar di Indonesia. Ikan ini merupakan ikan introduksi yang didatangkan secara bertahap ke Indonesia. Bobot tubuh ikan ini dapat mencapai 1 kg per ekor. Kepopuleran nila tidak hanya karena laju pertumbuhannya yang cepat, akan tetapi disisi lain ikan ini memiliki cita rasa daging yang khas dan 1) Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelatan Universitas Riau 2) Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau ditambah lagi harganya yang terjangkau oleh masyarakat.Ikan nila berasal dari Sungai Nil dan danau- danau sekitarnya. Sekarang ikan ini telah tersebar ke negara-negara di lima benua yang beriklim tropis dan subtropis. Sedangkan di wilayah yang beriklim dingin, ikan nila tidak dapat hidup baik. Ikan nila disukai oleh berbagai negara karena dagingnya enak dan tebal seperti daging ikan kakap merah (Kodri, 2013). Pada tahun 2010, ekspor nila ke berbagai negara telah mencapai 80 ribu ton dan tahun 2011 diperkirakan mencapai 95 ribu ton (Kodri, 2013). Hal ini menunjukan