Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol. 2 No. 1 Tahun 2017 128 PENGARUH PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIKTERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN DAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DIKELAS VIIISMPN 1 SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG Afrida 1) , Saleh Haji 2) 1) Guru SMP Kabupaten Rejang Lebong 2) Dosen Pascasarjana (S2) Pendidikan Matematika FKIP UNIB ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan matematika realistik terhadap kemampuan penalaran dan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian dengan metode eksperimen ini dilaksanakan di SMPN 1 Selupu Rejang . Uji hipotesis dilakukan dengan uji Anava Campuran ( Anava Mixed Design). Hasil penelitian menunjukkan kemampuan penalaran kelas eksperimen signifikan ( x = 79.56; MD = -55.515; p<0.05) dan kelas control signifikan ( x = 63.35; MD = -44.597: p<0.05). Kemampuan pemahaman konsep matematika kelas eksperimen signifikan ( x = 79.35; MD = -58.621; p<0.05) dan kelas kontrol signifikan ( x = 65.50; MD = -45.606: p<0.05). Uji hipotesis pengaruh pendekatan matematika realistik untuk kemampuan penalaran diperoleh F = 46.724 (p<0.00) artinya terdapat interaksi antara time (pretes-postes) dan group (eksperimen-kontrol).Sedangkan pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematika diperoleh F = 53.202 (p<0.00) artinya terdapat interaksi antara time (pretes-postes) dan group (eksperimen-kontrol). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan pendekatan matematika realistik secara signifikan mempengaruhi kemampuan penalaran dankemampuan pemahaman konsep matematika. Kata Kunci: Pendekatan Matematika Realistik, Pemahaman Penalaran dan Pemahaman Konsep Matematika PENDAHULUAN Pembelajaran yang terpusat pada guru membuat siswa kurang aktif, kurang kreatif dan siswa cenderung kurang mandiri. Untuk mencegahnya perlu dikondisikan sebuah pembelajaran yang efektif dan bermakna. Pembelajaran yang efektif dan bermakna menunjukkan bahwa selama pembelajaran berlangsung siswa menguasai kompetensi dan keterampilan yang diharapkan (Syaiful Sagala, 2010). Untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang efektif ada beberapa faktor yang menentukan keberhasilan siswa diantaranya adalah melibatkan siswa secara aktif, memunculkan minat dan perhatian siswa serta membangkitkan motivasi siswa. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain maupun dilimpahkan kepada orang lain. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu