DOI: http://dx.doi.org/10.14203/widyariset.2.2.2016.153-160 77
Widyariset | Vol. 2 No. 2 (2016) Hlm. 153 - 160
© 2016 Widyariset. All rights reserved
Pengaruh Perlakuan Panas terhadap Struktur Mikro dan
Kekuatan Mekanik Baja Nikel Laterit
The Influence of Heat Treatment on Microstructure and Mechanical
Strength of Lateritic Nickel Steel
Satrio Herbirowo
1,*
dan Bintang Adjiantoro
1
1
Pusat Penelitian Metalurgi dan Material, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Kawasan Puspiptek
Serpong, Tangerang Selatan, Indonesia.
*
E-mail: satr006@lipi.go.id
A R T I C L E I N F O
Abstract
Article history
Received date:
2 May 2016
Received in revised form date:
22 June 2016
Accepted date:
19 August 2016
Available online date:
30 November 2016
Indonesia has abundant resources of lateritic nickel ore and coal. However,
these resources has not been considered as a main raw material in the
Indonesian steel industry. This study is aimed to investigate several aspects
of lateritic nickel intrinsic propertiesand its potency through heat treatment
process. Nickel laterite steels are usually used for bridge and building
construction steel. Their properties can be improved in various ways, such as
by conducting temper heat treatment. This research reported the infuences
of heat treatment on microstructure and mechanical strength in nickel lat-
erite steel. Samples were austenitized at 900 ºC and subsquently tempered
at 100 ºC, 200 ºC, 300 ºC, 400 ºC, 500 ºC, and 600 ºC. Metallographic
observation was conducted by using an optical microscope meanwhile
mechanical strength were conducted by tensile test and surface hardness. The
results showed evolution of mictrostructure in nickel laterite steel after heat
treatment. The microstructure formed consisted of martensite temper. The
presence of inclusion can affect brittle behavior of the lateritic nickel. The
optimum tempering temperature was 200 ºC. The result of Scanning Electron
Microscope (SEM) fractography showed the dimple and intergranular frac-
ture has caused a more ductile and mechanical behavior which is compatible
with construction steels standard.
Keywords: Heat treatment, Mechanical strength, Inclusion, Lateritic nickel
Kata kunci: Abstrak
Perlakuan panas
Kekuatan mekanik
Inklusi
Nikel laterit
Indonesia memiliki sumber bijih nikel laterit dan batubara yang melimpah.
Walaupun begitu, sumber daya ini belum dipertimbangkan sebagai bahan
baku utama dalam industri baja Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui beberapa aspek yang dimiliki oleh baja laterit melalui proses
perlakuan panas serta potensinya. Baja nikel laterit bisa digunakan untuk
aplikasi pada baja konstruksi jembatan dan bangunan. Perilaku baja nikel
laterit ini dapat diperbaiki dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara
perlakuan panas temper. Penelitian ini mengungkapkan pengaruh perlakuan
panas terhadap perubahan struktur mikro dan kekuatan mekanik yang terjadi
pada baja nikel laterit. Perlakuan panas yang dilakukan meliputi austenitisasi
pada suhu 900 ºC kemudian pada suhu temper 100 ºC, 200 ºC, 300 ºC, 400
ºC, 500 ºC, dan 600 ºC. Pengujian metalograf dilakukan dengan mikroskop
optik sedangkan pengujian kekuatan mekanik dilakukan dengan kekuatan
tarik dan kekerasan permukaan. Hasil yang didapat menunjukkan perubahan
struktur mikro pada baja nikel laterit setelah dilakukan perlakuan panas.
Struktur mikro yang terbentuk terdiri dari martensit temper. Adanya inklusi
dapat memengaruhi kekuatan mekanik, dimana baja menjadi keras dan
getas. Perlakuan panas temper optimal terjadi pada temperatur 200 ºC. Hasil
fraktograf Scanning Electron Microscope (SEM) yang menunjukkan dimple
(ekspresi permukaan patahan ulet) dan patahan intergranular membuat sifat
nikel laterit menjadi lebih ulet dan memiliki sifat mekanis yang sesuai standar
baja konstruksi.