OPEN ACCESS MES: Journal of Mathematics Education and Science ISSN: 2579-6550 (online) 2528-4363 (print) Vol. 6, No. 2, Mei 2021 Situs web: https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/mesuisu Email: jurnalmes@fkip.uisu.ac.id *Corresponding Author: anggiharahap@uisu.ac.id PERBEDAAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN SELF EFFICACY SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Anggi Anatasia Kinanti Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Jl. Garu II No.93 Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20147 Firmansyah Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Jl. Garu II No.93 Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20147 Herman Mawengkang Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Jl. Garu II No.93 Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20147 Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi dan self efficacy siswa terhadap materi pokok Lingkaran sebelum dan sesudah diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan contextual teaching and learning dikelas VIII SMP Negeri 17 Medan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 315 orang. Dari populasi ini ditetapkan 70 siswa sebagai sampel yang terbagi dalam dua kelompok sampel. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah pretes dan posttes pada meteri pokok Lingkaran masing-masing 5 soal untuk mengukur kemampuan komunikasi menggunakan angket untuk mengukur kemampuan self efficacy. Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Nilai gain diperoleh dari rumus Meltzer dengan hasil: gain minimum dan maksimum pada sampel pertama adalah 0,32 dan 0,96, sedangkan untuk sampel kedua nilai gainnya adalah 0,16 dan 0,63. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan komunikasi siswa antara yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan contextual teaching and learning; (2) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan komunikasi dan sefl efficacy siswa pada level pengetahuan awal matematika tinggi, sedang dan rendah; (3) tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan level pengetahuan awal matematika siswa terhadap peningkatan kemampuan komunikasi dan self efficacy. Kata Kunci : kemampuan komunikasi, self efficacy, pembelajaran berbasis masalah, contextual teaching and learning Abstract. This study aims to determine the differences in students' communication skills and self- efficacy towards the subject matter of the Circle before and after being taught using problem- based learning models and contextual teaching and learning in class VIII SMP Negeri 17 Medan. The study population was all students of class VIII, amounting to 315 people. From this population, 70 students were assigned as a sample divided into two sample groups. This research method is experimental. The instruments used were pretest and posttest on the main material. Circle every 5 questions to measure communication skills using a questionnaire to measure the ability of self-efficacy. Data collection was carried out through tests. The gain value is obtained from the Meltzer formula with the results: the minimum and maximum gain in the first sample is 0.32 and 0.96, while for the second sample the gain values are 0.16 and 0.63. From the research results it is concluded that (1) there is a significant difference in the improvement of students' communication skills between those whose learning uses problem-based learning models and contextual teaching and learning; (2) there is a significant difference in the improvement of students' communication skills and efficacy at high, medium and low initial knowledge levels of mathematics; (3) there is no interaction between the learning approach and the level of students' initial mathematical knowledge on improving communication skills and self-efficacy.