Artikel Asli 155 Sari Pediatri, Vol. 11, No. 3, Oktober 2009 A sma merupakan penyakit inflamasi kronik yang sering ditemukan pada anak. Derajat serangan asma dibagi dalam tiga kelompok besar yaitu serangan ringan, serangan sedang, dan serangan berat. 1,2 Tujuan tata laksana serangan asma untuk mengatasi keadaan hipoksemia sesegera mungkin, mengembalikan kondisi asma pada saat sebelum serangan sehingga kualitas hidup anak asma tetap baik. 1,3 Pada asma serangan ringan cukup diberikan bronkodilator, sedangkan pada serangan sedang ditambah dengan kortikosteroid oral serta pemberian terapi oksigen dan cairan intravena bila diperlukan. Pada asma serangan berat perlu penanganan sesegera mungkin dengan pemberian terapi oksigen, mengatasi dehidrasi dengan cairan intravena, inhalasi obat bronkodilator, kortikosteroid sistemik, dengan atau tanpa penambahan aminofilin. 1,2,4 Dengan pedoman tata laksana tersebut angka keberhasilannya cukup tinggi untuk mengatasi asma serangan berat. Namun pada keadaan tertentu hasil pengobatan tidak adekuat sehingga diperlukan terapi alternatif misalnya dengan pemberian MgSO 4 intravena. 1,5 Pemberian MgSO 4 pada asma serangan berat pernah dilaporkan tetapi sampai saat ini hasilnya Penggunaan MgSO 4 pada Asma Serangan Berat: laporan kasus Bambang Supriyatno, Rismala Dewi, Wahyuni Indawati Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, Jakarta Derajat serangan asma dibagi dalam tiga kelompok yaitu serangan ringan, sedang, dan berat, untuk membedakan tata laksananya. Kadang-kadang dengan tata laksana yang sudah sesuai standar pada serangan berat kurang memberikan respons sehingga perlu tata laksana alternatif. Salah satu terapi alternatif adalah penggunaan MgSO4 yang masih menjadi kontroversi efektivitasnya dibandingkan dengan pemberian inhalasi beta- 2 agonis dan ipratropium bromida. Di sisi lain pernah dilaporkan keberhasilan penggunaan MgSO4 pada asma serangan berat setelah gagal dengan tata laksana standar. Dilaporkan dua anak dengan asma serangan berat yang tidak responsif dengan terapi standar seperti pemberian oksigen, cairan rumatan, inhalasi dengan dengan beta- 2 agonis dan kortikosteroid intravena. dengan penambahan MgSO4 didapatkan respons yang sangat baik. Sebagai kesimpulan MgSO4 dapat digunakan sebagai terapi alternatif pada asma serangan berat. (Sari Pediatri 2009;11(3):155-8). Kata kunci: asma serangan berat, peran MgSO 4 Alamat korespondensi DR. Dr. Bambang Supriyatno, Sp.A(K). Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM. Jl. Salemba no.6 Jakarta Pusat 10430. Tel: (021) 3907740, 3907743 email: bangsupri@yahoo.com