Jurnal Gizi Klinik Indonesia, Vol. 10, No. 1, Juli 2013  25 Catur Saptaning Wilujeng, dkk: Perbedaan asupan mikronutrien pada lansia penderita hipertensi esensial yang overweight dan tidak overweight Perbedaan asupan mikronutrien pada lansia penderita hipertensi esensial yang overweight dan tidak overweight Different intake of micronutrients in overweight and non overweight elderly with essential hypertension Catur Saptaning Wilujeng 1 , Wasilah Rochmah 2 , Susetyowati 3 ABSTRACT Background: Hypertension in overweight elderly is a crucial problem considering that its pathogenesis, disease pattern and management are not entirely the same with hypertension in young adults. Hypertension in overweight elderly requires particular attention because it is closely associated with overall management (medical and nutritional). Objective: To study different intake of micronutrients, i.e. natrium (Na), potassium (K), calcium (Ca), and magnesium (Mg) in overweight and non overweight elderly with essential hypertension at Griya Sehat Lansia (GSL) Yogyakarta. Method: The study was analytical with case control study design. Samples were as many as 138 elderly of 60-75 years old taken using multistage sampling technique. Data of intake Na, K, Ca, Mg were obtained through semi quantitative food frequency questionnaire (FFQ); essential hypertension through assessment of blood pressure using sphygmomanometer; overweight and non overweight status through body mass index (BMI), BMI for overweight was 23-24.9 kg/m 2 and non-overweight was 18.50-22.99 kg/m 2 . Statistical analysis used paired t test, Chi-Square and logistic regression. Results: There were differences in intake of Na, K, Ca, and Mg between overweight and non overweight elderly (p<0.05). There were signicant association (p<0.05) between intake of Na, K, Ca, and Mg of overweight and non overweight elderly with essential hypertension, with OR 5.271; 6.813; 3.398 and 3.444. Intake of Na and K were variables most signicantly associated with overweight and non overweight elderly with essential hypertension (p<0.05). Conclusion: There were signicant differences in intake of micronutrients (Na, K, Ca, Mg) between overweight and non overweight elderly with essential hypertension at GSL Yogyakarta. KEY WORDS: micronutrients, essential hypertension, elderly, overweight ABSTRAK Latar belakang: Hipertensi pada lansia yang overweight menjadi suatu masalah kesehatan yang penting mengingat bahwa patogenesis, perjalanan penyakit, dan penatalaksanaannya tidak seluruhnya sama dengan hipertensi pada usia dewasa muda. Hipertensi pada lansia yang overweight perlu mendapatkan perhatian karena berhubungan erat dengan penatalaksanaan secara keseluruhan (medis dan gizi). Tujuan: Mempelajari perbedaan asupan mikronutrien yaitu natrium (Na), kalium (K), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg) pada lansia penderita hipertensi esensial yang overweight dan tidak overweight di Griya Sehat Lansia Yogyakarta. Metode: Penelitian analitik dengan rancangan case control study. Sampel penelitian adalah 138 lansia umur 60-75 tahun yang dipilih berdasarkan teknik multistage sampling. Asupan Na, K, Ca, Mg subjek dikumpulkan dengan semi kuantitatif food frequency questionnaire (FFQ); hipertensi esensial diperoleh dengan mengukur tekanan darah lansia dengan tensimeter; status overweight dan tidak overweight subjek diukur dengan indeks massa tubuh (IMT) yaitu overweight jika 23-24,9 kg/m 2 dan tidak overweight jika 18,50-22,99 kg/m 2 . Analisis statistik yang digunakan adalah uji t berpasangan, Chi-Square, dan regresi logistik. Hasil: Terdapat perbedaan asupan Na, K, Ca, dan Mg antara lansia overweight dengan lansia tidak overweight (p<0,05). Terdapat hubungan bermakna (p<0,05) antara asupan Na, K, Ca, dan Mg pada lansia penderita hipertensi esensial yang overweight dengan yang tidak overweight, dengan OR berturut-turut sebesar 5,271; 6,813; 3,398; dan 3,444. Asupan Na dan K merupakan dua variabel yang memiliki hubungan yang paling bermakna pada lansia penderita hipertensi esensial yang overweight dengan lansia yang tidak overweight (p<0,05). Simpulan: Ada perbedaan yang bermakna asupan mikronutrien (Na,K,Ca,Mg) pada lansia penderita hipertensi esensial yang overweight dan tidak overweight di Griya Sehat Lansia Yogyakarta. KATA KUNCI: mikronutrien, hipertensi esensial, lansia, overweight 1 Korespondensi: Program Studi Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang, Jl. Veteran Malang, Jawa Timur, e-mail: catursaptaning@yahoo.com 2 Klinik Pelayanan Kesehatan Khusus Lansia Griya Sehat Lansia Yogyakarta, Jl. Parangtritis No. 132-134, Yogyakarta 3 Program Studi Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Jl. Farmako, Sekip Utara, Yogyakarta 55281, e-mail: susetyowati2000@yahoo.com Jurnal Gizi Klinik Indonesia Volume 10 Halaman 25-35 No. 01 Juli  2013 PENDAHULUAN Di Indonesia, perhatian tentang kesehatan dan kualitas hidup terhadap penduduk lanjut usia (lansia) meningkat, terutama karena jumlahnya yang cenderung