Buletin Veteriner Udayana Volume 14 No. 2: 177-184 pISSN: 2085-2495; eISSN: 2477-2712 April 2022 Online pada: http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet DOI: 10.24843/bulvet.2022.v14.i02.p15 Terakreditasi Nasional Sinta 4, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi No. 158/E/KPT/2021 177 Escherichia coli pada Swab Rektum Ikan Koi yang Dipelihara di Kolam Isolasi pada Masa Karantina (ESCHERICHIA COLI IN THE RECTAL SWAB OF KOI FISH MAINTAINED IN ISOLATION PONDS DURING QUARANTINE PERIOD) Kadek Apriyan Widiarta 1 *, Hapsari Mahatmi 2 **, Ketut Tono Pasek Gelgel 2 1 Mahasiswa Sarjana Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia, 80234; 2 Laboratorium Bakteriologi dan Mikologi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia, 80234. *Email: apriyan881@gmail.com; **Corresponding author Email: hmahatmi@unud.ac.id Abstrak Ikan koi (Cyprinus carpio) merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomi dan peminat yang sangat tinggi. Ikan koi umumnya diantar pulaukan melalui darat, Kondisi ini dapat menyebabkan koi menjadi stress, yang berdampak pada penurunan kesehatan bahkan munculnya penyakit. Salah satu indikator gangguan kesehatan koi dapat dilihat dari adanya E.coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bakteri E. coli pada ikan koi yang dipelihara di kolam isolasi pada masa karantina dengan menggunakan 19 sampel isolat feses dari swab rektum yang kemudian dibawa ke BBVET Denpasar untuk dilakukan isolasi dan identifikasi bakteri E. coli. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional eksploratif dengan metode cross sectional sedangkan sampel diambil dengan cara pusposive sampling. Serta data yang diperoleh disajikan secara deskriftif kualitatif. Hasil pada penelitian ini diketahui dari 19 sampel yang diperiksa menunjukan lima sampel positif bakteri E. coli (26,3%) diantaranya tiga sampel (15,9%) berasal dari koi Tulungagung dan dua sampel (10,3%) berasal dari koi Blitar. Kata kunci: Bakteri, Escherichia coli; ikan koi Abstract Koi fish (Cyprinus carpio) is one of the freshwater ornamental fish commodities which has a very high economic value and is of high interest. Koi fish are generally transported by land. This condition can cause koi to become stressed, which has an impact on decreasing health and even disease. The indicator of koi health problems can be seen from the presence of E. coli. The aim of study are investigate E. coli bacteria in koi fish kept in isolation ponds during the quarantine period using 19 samples of isolates from rectal swabs which were then taken to BBVET Denpasar for isolation and identification of E. coli bacteria. This study used an exploratory observation design with a cross- sectional method, while the sample was taken by purposive sampling. The data obtained were descriptive qualitative. The result of this study is known from 19 samples that be examined show five samples positive of E. coli bacteria (26,3%) which is three samples (15,9%) came from Tulungagung koi and two samples (10,3%) came from Blitar koi. Keywords: Bacteria; Escherichia coli; koi fish PENDAHULUAN Salah satu ikan hias air tawar yang banyak digemari dan dikembangkan saat ini adalah spesies dari ikan hias koi (Cyprinus carpio). Ikan koi merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomi dan peminat yang sangat tinggi (Yanuhar et al, 2019). Ikan koi digemari oleh masyarakat khususnya penghobi, karena memiliki bentuk dan warna yang memikat pada tubuhnya serta dipercaya sebagai pembawa keberuntungan bagi yang memeliharanya.