COMMUNITY EMPOWERMENT Vol.6 No.9 (2021) pp. 1636-1642 p-ISSN: 2614-4964 e-ISSN: 2621-4024 1636 Pelatihan budidaya maggot untuk mendukung upaya penguatan ekonomi di masa pandemi COVID-19 di Desa Somongari, Purworejo Hadi Sasongko, Zuchrotus Salamah, Purwanti Pratiwi Purbosari , Nurul Putrie Utami, Perkasa Gadik Puriadi, Nida Lathifah Hasnanisa, Novitha Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia Purwanti.purbosari@pbio.uad.ac.id https://doi.org/10.31603/ce.4440 Abstrak Saat ini, Warga Desa Somongari mulai menggalakkan budidaya lele dan ayam sebagai sarana pemenuhan kebutuhan lauk-pauk sehari-hari di masa pandemi. Salah satu pakan alternatif untuk ayam dan lele yang dapat dengan mudah dibudidayakan dan mengandung protein tinggi adalah maggot. Tujuan dilakukannya pengabdian ini adalah agar warga Desa Somongari dapat mengembangbiakkan maggot BSF secara mandiri sebagai upaya penghematan pengeluaran pakan. Pelatihan ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penyampaian materi adalah ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Sementara itu, media yang digunakan berupa leaflet. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan, diketahui bahwa sebanyak 85.71% peserta pelatihan meningkat pemahamannya terkait budidaya maggot. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Somongari dalam budidaya maggot BSF untuk keperluan pakan ternak sehari-hari. Kata Kunci: Maggot; Pakan alternatif; Penguatan ekonomi; Covid-19 Maggot cultivation training to support efforts to strengthen the economy during the COVID-19 pandemic in Somongari Village, Purworejo Abstract Somongari Village residents are currently promoting the cultivation of catfish and chicken to make up for their daily side dishes during the pandemic. An alternative feed for these animals that is both high in protein and easy to cultivate is the maggot. The purpose of this training is to teach the residents of Somongari Village how to independently breed BSF maggots and save on feed expenditure. This training is carried out in three stages namely: preparation, implementation, and evaluation. The methods used in delivering the material are lectures, demonstrations, and direct practice. Meanwhile, leaflets serve as the media. The results showed that as many as 85.71% of the training participants experienced an increased understanding of maggot cultivation. This activity increased the knowledge and skills of Somongari Village residents in cultivating BSF maggots for daily animal feed purposes. Keywords: Maggot; Alternative feed; Economic strengthening; Covid-19