220 BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Volume 5 Nomor 2, Mei 2020 Analisis Teacher Talk dan Student Talk dalam Bahasa Banjar pada Interaksi Pembelajaran Bahasa Inggris 1 Vivi Aulia, 2 Kuzairi 1,2 STKIP PGRI Banjarmasin, Indonesia Email: 1 viviauliavasa@yahoo.com, 2 spirit.ahmadkzr@gmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori teacher talk dan student talk dalam bahasa Banjar pada interaksi pembelajaran bahasa Inggris berdasarkan Foreign Language Interaction Analysis (FLINT). Penelitian dilakukan pada satu kali pembelajaran bahasa Inggris kelas X SMAN 13 Banjarmasin. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi dan perekaman interaksi guru dan siswa dalam bahasa Banjar selama proses pembelajaran bahasa Inggris sebagai teknik pengumpulan data. Data disajikan dalam bentuk deskripsi dialog interaksi antara guru dan siswa. Data penelitian dianalisis dengan mereduksi data, mengelompokkan teacher talk dan student talk yang nampak sesuai dengan kategori FLINT, serta menyimpulkan hasil kategori interaksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kategori teacher talk menggunakan bahasa Banjar yang nampak adalah deals with feelings, asks questions, gives information, serta gives directions. Sementara itu, student talk yang terlihat adalah kategori student-initiated response saja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan bahasa ibu dalam interaksi pembelajaran bahasa Inggris dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan siswa. PENDAHULUAN Pembelajaran sebagai suatu sistem terdiri dari satu kesatuan berbagai komponen yang saling bekerjasama, saling bersinergi, dan saling melengkapi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Soetopo dalam Helmiati (2013:5) menyebutkan bahwa pembelajaran merupakan suatu sistem yang terdiri dari banyak komponen yaitu siswa, guru, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, sarana/alat belajar, evaluasi pembelajaran, dan lingkungan/konteks. Masing-masing komponen itu berdiri sendiri, namun ketika berproses dalam sebuah kegiatan pembelajaran, mereka saling bergantung untuk bersama-sama mencapai tujuan pembelajaran. Pada aktivitas pembelajaran, interaksi antara komponen siswa dan komponen guru terjalin melalui bahasa kelas yang digunakan selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Bahasa kelas menjadi alat komunikasi utama bagaimana interaksi terjadi antara guru dan siswa. Sebagaimana yang dinyatakan oleh Brown (2007:212) bahwa interaksi mengacu kepada sekumpulan pemikiran, ide, maupun ungkapan antara dua orang atau lebih untuk memberikan pemahaman satu sama lain. Teori komunikasi mempertegas pentingnya arti interaksi antar manusia dalam menggunakan bahasa sebagai media penyampai informasi. Oleh Tersedia Online di http://www.jurnal.unublitar.ac.id/i ndex.php/briliant Sejarah Artikel Diterima pada 22 Maret 2020 Disetujui pada 26 April 2020 Dipublikasikan pada 30 Mei 2020 Hal. 220-231 Kata Kunci: Teacher talk; student talk; bahasa Banjar; bahasa Inggris DOI: http://dx.doi.org/10.28926/briliant. v3i4.452