Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta. Volume 1, Nomor 1, Tahun 2018 15 Model Investigasi Berbantuan Geogebra pada Geometri Bidang Della Maulidiya 1 , Agus Susanta 2 , Nur Aliyyah Irsal 3 1 Pendidikan Matematika JPMIPA FKIP Universitas Bengkulu della.maulidiya@gmail.com 2 PGSD Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Bengkulu agusunib@yahoo.com 3 Pendidikan Matematika JPMIPA FKIP Universitas Bengkulu nuraliyyah.irsal@gmail.com Abstrak Tujuan penelitian yang diulas dalam artikel ini yaitu mendeskripsikan hasil identifikasi aktivitas- aktivitas investigasi berbantuan Geogebra yang dilakukan mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Bengkulu untuk memecahkan masalah-masalah geometri bidang. Permasalahan yang diberikan pada mahasiswa meliputi konstruksi garis tinggi segitiga, konstruksi berbagai jenis segiempat, dan konstruksi segitiga dengan keliling terkecil dimana segitiga itu dibentuk dari titik-titik pada masing- masing sisi sebuah segitiga. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa melakukan investigasi berbantuan Geogebra dengan tahapan sebagai berikut: membaca berulang kali permasalahan untuk mengidentifikasi informasi yang dibutuhkan dan permasalahan yang harus diselesaikan, menuliskan kembali permasalahan dengan bahasa sendiri sehingga dapat menuliskan secara sistematis langkah-langkah investigasi, membandingkan proses konstruksi manual dan berbantuan Geogebra yang pernah dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan baru, mengidentifikasi sifat dan prinsip obyek geometri yang sesuai dengan permasalahan konstruksi, dan melakukan strategi coba-coba (trial and error) untuk menyelesaikan permasalahan. Kata Kunci: investigasi, geogebra, geometri bidang, pemecahan masalah PENDAHULUAN Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki mahasiswa pendidikan matematika sebagai calon pendidik matematika sehingga perlu diajarkan dalam perkuliahan. Mengajarkan pemecahan masalah (teaching about problem solving) difokuskan pada mengajarkan tentang langkah-langkah dan strategi pemecahan masalah melalui pemberian berbagai masalah (Kennedy, Tipss, & Johnson, 2008). Pengenalan dan pengembangan berbagai strategi pemecahan masalah akan membantu mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan - kemampuan: memahami permasalahan, menentukan dan menggunakan strategi pemecahan masalah yang sesuai, serta menguji solusi sesuai permasalahan. Lingkungan dynamic geometry menurut Ozen dan Kose (2013) mendukung hubungan antara konstruksi masalah baru dan penggunaan strategi pemecahan masalah dengan kecenderunagan pemecahanan masalah tingkat tinggi. Dalam lingkungan yang demikian, peranan guru matematika adalah untuk mendukung dan mendorong siswa menemukan konsep dan hubungan-hubungan matematis untuk mengkonstruksikan konjektur mereka sendiri serta membuktikannya dengan penalaran yang tepat. Dengan cara ini, guru dapat memilih masalah yang tepat serta membangun beragam strategi dan perspektif sehingga siswa mereka nanti dapat mempelajari konsep matematika. Bentuk penugasan unjuk kinerja yang dilakukan pada penelitian ini yaitu investigasi masalah geometri bidang dengan bantuan perangkat lunak Geogebra. Investigasi menurut Kennedy, Tipss, dan Johnson (2008) memiliki kelebihan yaitu “While investigating a problem, students explore and apply concepts and skills, expand idea, and draw conclusions.“ Konsep investigasi matematika menurut Hasek (2013) merupakan metode pengajaran matematika yang didasarkan pada aktivitas-aktivitas eksplorasi yang dilakukan peserta didik terhadap situasi-situasi matematis. Penugasan dalam bentuk unjuk kinerja merupakan salah satu penilaian yang sesuai untuk pengajaran tentang pemecahan masalah (Stiggins, 1994). Unjuk kinerja menurut Stiggins (1994 : 172) dapat memperlihatkan aktivitas-aktivitas pemecahan masalah yang dilakukan peserta didik. Dengan demikian penilaian tugas unjuk kinerja berupa investigasi dapat memberikan gambaran tentang capaian kemampuan pemecahan masalah peserta didik sehingga dapat digunakan untuk pengembangan pembelajaran yang mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah (Van de Walle, 2008). Hasil penelitian Hasek (2013) menunjukkan bahwa peserta pelatihan guru matematika memanfaatkan dengan baik kemampuan visualisasi geometri pada Geogebra. Peserta juga menggunakan dengan optimal fitur spreadsheet pada Geogebra untuk melakukan investigasi dengan beragam latar belakang