38 Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif, Volume 1 Nomor 1, November 2018 KONSEP MODIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN DAYA MESIN SEPEDA MOTOR MODIFICATION CONCEPT TO IMPROVE THE POWER OF MOTORCYCLE ENGINE Nirmala Adhi Yoga Pambayun 1 , Sukoco 2 , Wardan Suyanto 3 , Sudarwanto 4 Pendidikan Teknik Otomotif FT UNY E-mail: nirmalaadhi_yp@uny.ac.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk, (1) Mengetahui peningkatan daya mesin sepeda motor 4 langkah dengan sistem bahan bakar karburator setelah dimodifikasi, (a) volume mesin (cc); (b) perbandingan kompresi mesin; (c) mekanikal katup; (d) sistem pemasukan (intake); (e) sistem pembuangan (exhaust); (2) Mengetahui emisi gas buang mesin setelah dimodifikasi apakah masih masuk dalam ambang batas emisi yang ditetapkan pemerintah. Penelitian ini merupakan penelitian research and development. Subjek penelitian ini adalah mesin sepeda motor 4 langkah dengan sistem bahan bakar karburator. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dynotest dan exhaust gas analyzer. Data hasil pengujian dianalisis dengan statistik diskriptif berupa rata-rata dan persentase (%) serta regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Daya mesin meningkat sebesar 151 % dari 5,8 HP/6063 rpm menjadi 14,6 HP/10.171 rpm; (2) Emisi gas buang mesin setelah modifikasi masih masuk dalam ambang batas emisi yang ditetapkan pemerintah yakni HC 815 ppm dan CO 3.306 % dengan ambang batas HC 2400 ppm dan CO 5.5 %. Kata Kunci: Modifikasi, Daya, Emisi ABSTRACT This studi aims to, (1) Know the power improvement of four stroke engine with carburetor fuel system after modification of, (a) engine capacity (cc); (b) compression ratio; (c) valve mechanical systems; (d) intake system; (e) exhaust system; (2) Know the exhaust gas emission level compared with maximum emission level from the government.This study was included into research and development. Subject of this study was four stroke motorcycle engine with carburetor fuel system. Data was collected by dynotest dan exhaust gas analzser. Data was analyzed by discriptive statistic as mean and percetage (%,) and simple regression.The result of this study showed that (1) The improvement of engine power is 151%, from 5,8 HP/6063 rpm into 14,6 HP/10.171 rpm; (2) The exhaust gas emission after the engine modification is lower than the rule of maximum emission level from the government, HC 815 ppm and CO 3.306 % with the rule of maximum emission level are HC 2400 ppm dan CO 5.5 %. Keyword: Modification, Power, Emission PENDAHULUAN Kendaraan bermotor merupakan komponen yang sangat penting dalam menunjang mobilitas manusia. Kebutuhan mobilitas masyarakat untuk dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain yang semakin meningkat, menyebabkan kebutuhan akan kendaraan bermotor juga semakin tinggi. Diantara jenis kendaraan yang ada, sepeda motor memiliki angka pertumbuhan yang paling tinggi dan cukup pesat. Berdasarkan data dari BPS pada tahun 2009 sebesar 52.767.093 unit dan pada tahun 2013 jumlahnya sudah meningkat menjadi 84.732.652 unit (www.bps.go.id). Hal ini disebabkan karena jenis kendaraan ini mampu melayani mobilitas pada kondisi jalan yang sempit, atau dalam kondisi lalu lintas yang padat dengan lebih baik dibandingkan dengan jenis kendaraan yang lebih besar. Selain dikarenakan harganya yang lebih terjangkau untuk berbagai lapisan masyarakat. Meningkatnya jumlah sepeda motor juga diikuti oleh kebutuhan untuk peningkatan performa,sertapeningkatanpermasalahan yang ditimbulkan oleh membeludaknya jumlah sepeda motor. Saat ini masyarakat lebih menyukai kendaraan dengan performa yang