441 Jurnal Panggung V30/N3/09/2020 Pertunjukan Seni Talawengkar sebagai Atraksi Seni Budaya di Desa Sitiwinangun Kabupaten Cirebon Pertunjukan Seni Talawengkar sebagai Atraksi Seni Budaya di Desa Sitiwinangun Kabupaten Cirebon Turyati, Nani Sriwardani Jurusan Seni Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung Jalan Buah Batu No 212 Bandung Tlp. 081221837636, E-mail: turyati.isbi@gmail.com ABSTRACT Potery is a tool or device made of clay and is usually used in everyday life. Potery is one of the works that was born from the past and still survives today. In the past, potery was a container for storing crops, foodstufs, and other consumables. Apart from having functional and historical value, the potery also has aesthetic value. This potery is the inspiration for the creation of Talawengkar performance art. Talawengker is defned as shards of potery, from which the fragments are reused as a medium for children’s play. The object of study is in Sitiwinangun because this area is a location for potery handicrafts. This article describes the collaborative creative process in research participatory action research. The purpose of creating this artwork is an efort to empower the people of Sitiwinangun Village. The results of the research are in the form of works of art through the Talawengkar performance art atraction patern using foor paterns and dynamic motion. Keywords: Talawengkar Performance, Potery, Atractions, Cultural Arts ABSTRAK Gerabah merupakan alat atau perangkat yang terbuat dari tanah liat dan biasanya digunakan di kehidupan sehari-hari. Gerabah salah satu karya yang lahir dari masa lalu dan masih bertahan sampai sekarang. Di masa lampau, gerabah merupakan perabotan wadah penyimpanan hasil tanam, bahan makanan, hingga barang pakai lainnya. Selain memiliki nilai fungsi dan sejarah, gerabah juga memiliki nilai estetika. Gerabah inilah yang menjadi latar belakang inspirasi sebagai penciptaan seni pertunjukan Talawengkar. Talawengker diartikan sebagai pecahan- pecahan gerabah, dari pecahan itulah yang dimanfaatkan kembali menjadi media permainan anak. Objek studi berada di Sitiwinangun, karena daerah ini merupakan lokasi kerajinan gerabah. Artikel ini memaparkan proses kreatif kolaboratif dalam penelitian participation action reseach. Tujuan penciptaan karya seni ini adalah sebagai upaya pemberdayaan masyarakat Desa Sitiwinangun. Hasil penelitian berupa karya seni melalui pola atraksi seni pertunjukan Talawengkar mengunakan pola lantai dan gerak dinamis. Kata kunci: Pertunjukan Talawengkar, Gerabah, Atraksi, Seni Budaya PENDAHULUAN Indonesia memiliki aneka ragam sumber daya alam yang sangat kaya. Mulai dari pertanian, pariwisata, kekayaan laut, pertambangan, dan masih banyak lagi. Pemanfaatan sumber daya alam dilakukan oleh manusia sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup berupa sandang, pangan, papan, dan kebutuhan tersier lainnya. Pemanfaatan sumber daya alam juga