Jurnal SIMETRIS, Vol 6 No 2 November 2015 ISSN: 2252-4983 263 PENENTUAN ALOKASI PESANAN BAHAN BAKU DENGAN INTEGRASI METODE FUZZY-TOPSIS DAN MULTI CHOICE GOAL PROGRAMMING DI PT. DJARUM KUDUS Diana Puspita Sari Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri Universitas Diponegoro Email: diana_psptsr@yahoo.com Darminto Pujotomo Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri Universitas Diponegoro Roosita Maryani Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri Universitas Diponegoro ABSTRAK PT. Djarum Kudus mengalami keterlambatan bahan baku dan terdapat bahan baku yang defect, salah satunya yaitu bahan baku penunjang kemasan yaitu plat bos. Plat bos memiliki performansi yang buruk dibandingkan dengan bahan baku lainnya serta memiliki dampak bagi perusahaan yaitu salah satunya dapat terjadi putus produksi. Di mana supplier untuk bahan baku plat bos yaitu supplier A, B, C, dan D. Oleh karena itu perlu dilakukan penentuan prioritas supplier untuk menentukan alokasi pesanan kepada supplier guna mendapatkan bahan baku yang berkualitas dan tidak mengalami keterlambatan pengiriman bahan baku. Permasalahan pengambilan keputusan yang optimal yaitu dalam menentukan prioritas supplier dan alokasi order. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dalam penelitian ini menggunakan integrasi metode fuzzy-TOPSIS dan MCGP (Multi Choice Goal Programming). Kriteria tertinggi pertama adalah kriteria ketepatan waktu, kriteria tertinggi kedua adalah kriteria kualitas, dan kriteria tertinggi ketiga adalah kriteria kapasitas produksi dan kriteria yang terendah adalah kriteria lokasi. Hasil urutan prioritas pemilihan supplier didapat dari metode fuzzy-TOPSIS dengan urutan prioritas supplier C, D, A, dan B dan alokasi pesanan didapat dari pengolahan data dengan menggunakan metode MCGP. Kata kunci: bahan baku, alokasi pesanan, kriteria, fuzzy-TOPSIS, MCGP. ABSTRACT PT. Djarum Kudus has problems raw material delay and defect, such as raw material which is plat bos. Plat bos has poor performance than other raw materials and has impact on the company that is break production. Suppliers plat bos that are supplier A, B, C, and D. Therefore company needs to determine supplier priority to get good raw material and not occur delay in delivery raw material. The problems optimum decision making that is determine supplier priority and order allocation. To solve the problems in this paper by method of integrated fuzzy-TOPSIS and MCGP (Multi Choice Goal Programming). The first criteria is on time delivery, the second criteria is quality, and the third criteria is production capacity, and the last criteria is location. The result priority of supplier selection by fuzzy- TOPSIS method are supplier C, D, A, and B and order allocation is obtained by MCGP method. Keywords: raw material, order allocation, criteria, fuzzy-TOPSIS, MCGP. 1. PENDAHULUAN Industri rokok merupakan salah satu industri yang memiliki peranan relatif besar terhadap penerimaan negara. Dalam memenuhi permintaan pasar terhadap produk rokok tentunya persaingan antar perusahaan yang memproduksi rokok harus memiliki strategi agar dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, salah satunya dengan memproduksi rokok yang berkualitas baik agar konsumen merasa puas dengan produk tersebut dan dapat memenuhi permintaan konsumen dalam jumlah yang tepat. Produk yang berkualitas salah satunya dengan bahan baku yang baik, untuk mendapatkan bahan baku yang baik diperoleh dari supplier yang baik. Sedangkan pemenuhan produk dalam jumlah yang tepat tentunya proses produksi harus berjalan lancar dan baik sehingga tidak boleh terjadi keterlambatan bahan baku yang berkualitas baik tentunya. Oleh karena itu perlu dilakukan penentuan brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal Universitas Muria Kudus