PURWADITA: JURNAL AGAMA DAN BUDAYA p-ISSN 2549-7928 Vol. 5, No. 1, Maret 2021, pp. 25-30 e-ISSN 2621-1017 25 http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/Purwadita Penerbit: STAHN Mpu Kuturan Singaraja Pembelajaran Mandiri Perspektif Sosiologi Antropologi Pendidikan I Gusti Ngurah Triyana Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar, Indonesia ngrtriyana@gmail.com ARTICLE INFO ABSTRACT Received 2021-02-20 Revised 2021-02-24 Accepted 2021-03-11 This is an open access article under the CCBY-SA license. The purpose of this literature review research is to find out about independent learning from the perspective of sociology and anthropology of education. The method used is a literature review of various research journals that make independent learning, sociology and anthropology the objects of research. The results of the literature review show that education is categorized into formal education. Informal and non-formal are products of social interaction between humans in developing their individual and social potential. Culture becomes the estuary of educational activities which are part of human social life. Sociological and anthropological theories can be used to see human development consciously through activities called education which can not only be organized by official institutions, but can now be carried out independently in an effort to gain access to education from various channels. Keywords: Independent learning; sociology; anthropology Tujuan dari penelitian literature review ini adalah untuk mengetahui tentang pembelajaran mandiri ditinjau dari sosiologi dan antropologi pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dari berbagai jurnal penelitian yang menjadikan pembelajaran mandiri, sosiologi dan antropologi sebagai objek penelitian. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa pendidikan dikategorikan ke dalam pendidikan formal. Informal dan nonformal merupakan produk interaksi sosial antar manusia dalam mengembangkan potensi individu dan sosialnya. Kebudayaan menjadi muara kegiatan pendidikan yang merupakan bagian dari kehidupan sosial manusia. Teori sosiologis dan antropologis dapat digunakan untuk melihat perkembangan manusia secara sadar melalui kegiatan yang disebut pendidikan yang tidak hanya dapat diselenggarakan oleh lembaga resmi, tetapi sekarang dapat dilakukan secara mandiri dalam upaya memperoleh akses pendidikan dari berbagai jalur. Kata kunci: Belajar mandiri; sosiologi; antropologi