Jurnal Airaha, Vol.10, No.02 (Dec 2021):273 – 280, p-ISSN 2301-7163, e-ISSN 2621-9638 273 Penerapan Teknologi Akuaponik Teknik Media Bed: Dasar Penentuan Rasio Kepadatan Ikan yang Ideal Application of Aquaponics Technology Media Bed Technique: The Basis for Determining the Ideal Fish Stocking Ratio Joni Johanda Putra*, Taufik Budhi Pramono, Agung Cahyo Setyawan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman *Corespondensi : jonijohandaputra@unsoed.ac.id Received : November 2021 Accepted : December 2021 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan kepadatan ikan dan volume media terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) serta menentukan rasio kepadatan efektif pada pembudidayaan akuaponik teknik media bed. Penelitian ini dilakukan pengukuran parameter diantaranya adalah laju pertumbuhan spesifik ikan, rasio konversi pakan yang diberikan, kualitas air serta tingkat kelangsungan hidup (survival rate). Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (rasio tebar ikan 1 ekor/L media bed; 2 ekor/L media bed; 3 ekor/L media bed; dan 4 ekor/L media bed) serta dilakukan tiga kali pengulangan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata panjang ikan akhir antara 6,5 – 9,5 cm, dan rata-rata berat ikan akhir kisaran 5 – 17 gram. Nilai kepadatan optimum dan produktivitas ikan terbaik dari penelitian ini yaitu pada P4 dengan padat tebar 20 ekor per liter air dengan hasil yang signifikan. Kata Kunci: Ikan nila, akuaponik, media bed, rasio tebar, pertumbuhan, kelangsungan hidup. ABSTRACT This study aims to determine the effect of differences in fish density and media volume on the growth and survival of tilapia (Oreochromis niloticus) and to determine the effective density in aquaponic culture using bed media techniques. In this study, parameters were measured including the specific growth rate of fish, feed conversion ratio, water quality and survival rate. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments (1 fish stocking ratio/L media bed; 2 fish/L media bed; 3 fish/L media bed; and 4 fish/L media bed). ) and was repeated three times in this study. The results showed that the average length of the final fish was between 6.5 – 9.5 cm, and the average weight of the final fish was in the range of 5 – 17 grams. The optimum density value and the best fish productivity from this study were at P4 with a stocking density of 20 fish per liter of water with significant results. Keywords: Tilapia, aquaponics, media bed, stocking ratio, growth, survival rate. PENDAHULUAN Industri akuakultur memiliki peranan strategis dalam penyediaan pemenuhan dan ketahanan pangan dunia di tengah terus terjadinya ledakan penduduk (Chaireni et al., 2020; Fedoroff et al., 2010; Dillard, 2006). Pemenuhan kebutuhan pangan dunia untuk pangan ikan dari sektor akuakultur tersebut umumnya diupayakan dengan penerapan sistem intensif. Sistem intensif pada usaha akuakultur memiliki karakteristik resiko yang sangat tinggi dan memiliki beberapa permasalahan diantaranya yaitu inefisiensi pakan, biaya produksi, kualitas air, limbah, produktiftas, performa pertumbuhan, biomassa panen serta peningkatan dampak