Vol 3 No 1 Tahun 2019 | 53 MENGUKUR KINERJA INDIVIDU PEGAWAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU Yudithia Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, DKI Jakarta (yudithi_a@yahoo.com) Ramadhani Setiawan Dosen Ilmu Administrasi Negara Universitas Maritim Raja Ali Haji (ramadhanisetiawan@gmail.com) Mahadiansar Mahasiswa Pascasarjana Administrasi Publik Universitas Brawijaya (mahadiansar@student.ub.ac.id) Abstrak Mengukur kinerja individu merupakan sebagai upaya dalam melihat kapasitas apa yang dilakukan serta yang dikerjakan pegawai dalam sebuah pekerjaan di dalam organisasi sebagai aktivitas penyelesaian tugas mempunyai penerapan dengan pengetahuan dan kemampuan tersendiri. Peneliti mengunakan Koopmans, Bernaad & Hildebrandt (2014) untuk mengukur kinerja individu yang melibatkan kinerja tugas, kinerja kontekstual dan perilaku kontraproduktif. Dalam penentuan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling sebanyak 87 responden dengan hasil penelitian bahwa kinerja pegawai masih kurang maksimal menciptakan organisasi yang memiliki kualitas kinerja yang tinggi. Kemudian secara psikologi pegawai dalam pengukurannya menunjukan bahwa merasa cukup memberikan konstribusi dengan pekerjaan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Kata Kunci: Kinerja Kontekstual, Kinerja Tugas & Kinerja Kontraproduktif Pendahuluan Kinerja memiliki peran sangat penting bagi pegawai, keistimewaan kinerja bagi pegawai dilihat dari perhatian yang lebih terhadap pimpinannya dalam mengelola organisasi yang membuat pegawai semangat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk menciptakan pekerjaan yang berkualitas, kemudian