JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA
Volume 6, Nomor 1, Januari 2022, Page 491-499
ISSN 2614-5278 (media cetak), ISSN 2548-8368 (media online)
Available Online at https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib
DOI 10.30865/mib.v6i1.3510
Arief Rais Bahtiar, Copyright © 2022, MIB, Page 491
Submitted: 15/12/2021; Accepted: 24/12/2021; Published: 25/01/2022
Penerapan Metode System Usability Scale dalam Pengujian Rancangan
Mobile Apps Gamification Tari Rakyat di Indonesia
Arief Rais Bahtiar
1,*
, Muhamad Azrino Gustalika
2
1
Fakultas Informatika, Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Banyumas,
Indonesia
2
Fakultas Informatika, Program Studi Teknik Informatika, Institusi Teknologi Telkom Purwokerto, Banyumas, Indonesia
Email:
1,*
ariefbahtiar@ittelkom-pwt.ac.id,
2
azrino@ittelkom-pwt.ac.id
Email Penulis Korespondensi: ariefbahtiar@ittelkom-pwt.ac.id
Abstrak−Indonesia memiliki banyak tari-tarian di tiap daerah. Tari tradisional dan tari rakyat meerupakan tari yang ada di
Indonesia sebelum berkembangnya tari kontenporer. Sebagai salah satu budaya local di masing-maisng daerah kesenian tari
dimasukan dalam muatan lokal pada jenjang sekolah dasar sampai menengah atas. Kurikulum yang berubah-ubah membuat
edukasi budaya lokal dalam dunia Pendidikan agak terganggu beberapa waktu yang lalu. Selain faktor tersebut, kurangnya
media pembelajaran yang interaktif sedikitnya mempengaruhi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan pola
pembelajaran tari rakyat sebagai budaya lokal yang ada di Indonesia melalui aplikasi mobile yang interaktif. Selain itu
penelitian ini digunakan untuk membantu melestarikan dan mengenalkan kesenian tari rakyat masing-masing daerah kepada
siswa-siswa di Indonesia. Gamification dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan pembelajaran tari rakyat. Hal yang
biasanya terjadi adalah kurangnya inovasi media pembelajaran yang konvensional untuk menarik minat siswa dalam
mempelajari budaya lokal khususnya tari rakyat sebagai mata pelajaran muatan lokal. Kegiatan ini merupakan edukasi tari
rakyat tentang sejarah, asal daerah dan Gerakan tari. Hasil dari aplikasi ini adalah permainan tari rakyat di Indonesia. Ada
beberapa level yang harus dilalui untuk dapat menyelesaikan permainan ini. Setiap musim akan diambil 3 orang yang
mendapatkan reward. Reward yang kami rancang berdasarkan hadiah yang disukai oleh siswa sekolah dasar, sekolah menengah
pertama dan sekolah menengah atas. Berdasarkan hasil evaluasi System Usabillity Scale pada prototype yang dirancang
mendapatkan skore sebesar 86.25% dan dianggap telah memenuhi unsur usability.
Kata Kunci: User-Centered-Design; Gamification; Aplikasi Mobile; System Usability Scale; Tari Rakyat
Abstract−Indonesia has many dances in each region. Traditional dance and folk dance are dances that existed in Indonesia
before the development of contemporary dance. As one of the local cultures in each area, dance art is included in local content
at the elementary to high school level. The changing curriculum has disrupted local cultural education in the world of education
some time ago. In addition to these factors, the lack of interactive learning media at least affects. The purpose of this study is
to develop a learning pattern for folk dance as a local culture in Indonesia through an interactive mobile application. In addition,
this research is used to help preserve and introduce the folk dance arts of each region to students in Indonesia. Gamification
can be an alternative for developing folk dance learning. What usually happens is the lack of innovation in conventional learning
media to attract students' interest in studying local culture, especially folk dance as a local content subject. This activity is a
folk dance education about history, regional origins and dance movements. The result of this application is a folk dance game
in Indonesia. There are several levels that must be passed to be able to complete this game. Each season will be taken 3 people
who get the reward. The rewards that we design are based on the prizes preferred by elementary, junior high and high school
students. Based on the results of the System Usability Scale evaluation, the prototype designed got a score of 86.25% and was
considered to have met the usability element.
Keywords: User-Centered-Design; Gamification; Mobile Apps; System Usability Scale; Folk Dance
1. PENDAHULUAN
Pada masa lampau, tari-tarian banyak dimiliki oleh masyarakat indonesia, salah satunya adalah tari rakyat. Tari
rakyat merupakan kesenian yang diselenggarakan dalam bentuk tontonan sebagai media untuk menghubungkan
pencipta seni dengan penonton [1]. Pengetahuan tari rakyat di Indonesia mulai memudar. Pudarnya pengetahuan
ini disebabkan banyak faktor diantaranya adalah kurang menarik dan interaktifnya media edukasi saat di bangku
sekolah. Media edukasi yang interaktif tentu akan mendorong generasi muda dalam belajar suatu hal yang baru,
salah satunya adalah Seni Tari. Tari adalah seni gerak tubuh ekspresi secara sadar dengan unsur keindahan yang
sudah terolah dan mengalami penghalusan gerak [2]. Indonesia memiliki 345 seni pertunjukan termasuk
didalamnya adalah tari rakyat [3]. Tari di Indonesia dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu tari klasik dan tari
rakyat [4]. Tari klasik merupakan tari yang berasal dari keraton atau kerajaan yang identik dengan adiluhung.
Adiluhung merupakan gambaran seni yang mewah, indah dan hebat. Tak seperti tari klasik, tari rakyat berasal dari
rakyat dengan penuh kesederhanaan [5]. Tari Rakyat umumnya ada dua yaitu tari tunggal dan tari kelompok [6].
Indonesia telah menerapkan Pendidikan karakter pada kurikulum Pendidikan di semua jenjang, khususnya Sekolah
Dasar sebesar 60% [7].
Beberapa daerah di Indonesia yang memasukan seni tari rakyat sebagai Pendidikan karakter untuk
melestarikan kebudayaan asli daerah tersebut [7]. dengan keaneragaman tari tersebut tentu perlu diwariskan dan
dlestarikan kepada anak cucu kita agar indonesia tidak kehilangan identitas budaya [8]. Tujuan dari melestarikan
budaya tari rakyat ini untuk memberikan pengetahuan, ketrampilan kepada siswa agar lebih mengenal keragaman
budaya di Indonesia. Salah satunya dengan menggunakan media pemebelajaran dengan multimedia. Pebeljaran
ini dilakukan dengan merancang aplikasi multimedia pembelajaran berbasis android bagi siswa [9]. Pembelajaran