1 Analisis Sentimen pada Twitter untuk Mengenai Penggunaan Transportasi Umum Darat Dalam Kota dengan Metode Support Vector Machine Anita Novantirani 1 , Mira Kania Sabariah S.T., M.T 2 , Veronikha Effendy, ST.,M.T 3 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Informatika, Universitas Telkom, Bandung 1 anitnitnit@gmail.com, 2 mira_ljuana@yahoo.com, 3 veffendy@gmail.com Abstrak Kemacetan yang terjadi di kota besar di Indonesia diakibatkan oleh menjamurnya penggunaan kendaraan pribadi. Solusi untuk mengurangi kemacetan tersebut adalah dengan peningkatan penggunaan transportasi umum darat dalam kota, yang nyatanya masih belum begitu diminati masyarakat. Sebagian masyarakat menyampaikan pendapat dan opininya mengenai penggunaan transportasi umum dalam kota melalui Twitter. Opini tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan analisis sentimen untuk mengetahui penilaian pelayanan transportasi umum darat dalam kota apakah positif atau negatif, serta mengetahui faktor opini apa yang sering muncul. Hasil dari analisis sentimen tersebut dapat membantu dalam penilaian dan evaluasi terhadap penggunaan transportasi umum darat dalam kota. Dengan dilakukannya peningkatan fasilitas dan pelayanan berdasarkan hasil analisis sentimen, maka diharapkan masyarakat akan beralih menggunakan transportasi umum darat dalam kota, yang tentunya akan mengurangi kemacetan. Analisis sentimen dengan metode Support Vector Machine (SVM) dilakukan dengan pengujian terhadap komposisi data yang bervariasi. Dari hasil pengujian untuk kasus pada penelitian ini didapatkan bahwa SVM dapat diimplementasikan dengan nilai akurasi mencapai 78,12%. Variabel yang berpengaruh terhadap akurasi adalah jumlah data, perbandingan jumlah data latih dan uji, serta perbandingan jumlah data positif dan negatif yang digunakan. Kata Kunci : Transportasi Umum Darat Dalam Kota, Analisis Sentimen, Twitter, Support Vector Machine 1. Pendahuluan Kemacetan sering terjadi di berbagai wilayah, khususnya wilayah kota besar di Indonesia. Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolan, beranggapan bahwa kemacetan diakibatkan oleh menjamurnya penggunaan kendaraan-kendaraan pribadi [1]. Peningkatan penggunaan angkutan umum dapat menjadi solusi kunci permasalahan kemacetan [2], yang jika berhasil akan membuat pengguna kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum dan akan mengurangi jumlah volume kendaraan di jalan yang tentunya akan mengurangi kemacetan. Namun kebanyakan masyarakat masih enggan menggunakan transportasi umum dan lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Keengganan tersebut didasari oleh beberapa faktor, diantaranya mengenai waktu perjalanan, ongkos, keselamatan dan keamanan, serta kesenangan dan kenyamanan pengguna transportasi umum itu sendiri [3]. Hal ini perlu ditilik lebih lanjut dengan mengetahui pendapat masyarakat tentang apa yang dirasakan saat menggunakan transportasi umum darat dalam kota di Indonesia. Masyarakat memberikan pendapat dan opininya melalui berbagai media. Salah satu media yang efektif untuk menampung opini penggunaan transportasi umum ini adalah Twitter, yang termasuk cepat dalam mengabarkan pengalaman yang dirasakan oleh masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk pihak trasnsportasi umum. Selain itu Twitter sendiri merupakan salah satu media sosial yang akrab digunakan oleh masyarakat Indonesia, yang tentunya akan memudahkan untuk pengumpulan opini dibandingkan dengan melakukan survey ataupun penyebaran kuisioner. Berdasarkan penelitian Semiocast, lembaga riset media sosial yang berpusat di Paris, Prancis, jumlah pemilik akun Twitter di Indonesia merupakan yang terbesar kelima di dunia, dan berada pada posisi ketiga negara yang paling aktif mengirim pesan Twitter (tweet) perhari [4]. Dengan banyaknya pengguna disertai kemudahan pengaksesan Twitter dalam penyampaian opini, maka akan banyak data opini terkumpul yang kemudian bisa menjadi peluang untuk dimanfaatkan sebagai bahan penilaian dan evaluasi atas penggunaan transportasi umum darat dalam kota di Indonesia. Untuk menghasilkan informasi dari data opini yang ada, dilakukan pengolahan data dengan analisis ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.2, No.1 April 2015 | Page 1177 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library