Open Access Journal: https://ojs.unud.ac.id/index.php/mifi/index | 90 | PERBEDAAN TINGGI VERTICAL JUMP PADA PEMAIN BASKET DENGAN NORMAL FOOT DAN FLAT FOOT DI DENPASAR Ni Nyoman Mekar Sari 1 , Indira Vidiari Juhanna 2 , Made Hendra Satria Nugraha 3 , I Wayan Sugiritama 4 1 Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali 2 Departemen Ilmu Faal, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali 3 Departemen Fisioterapi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali 4 Departemen Histologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Denpasar, Bali mekarr19@gmail.com ABSTRAK Vertical jump merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung prestasi pada pemaian basket. Vertical jump diketahui dengan mengukur tinggi lompatan yang dapat dijangkau. Vertical jump dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya bentuk arkus pedis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Tinggi Vertical Jump pada Pemain Basket dengan Normal Foot dan Flat Foot di Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional analitik dengan jumlah total sampel 54 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah bentuk arkus pedisnormal foot dan flat foot yang diukur menggunakan Wet Foot Print Test, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah tinggi vertical jump yang diukur menggunakan Vertical Jump Test. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov’s Test dan uji hipotesis Independent T-Test untuk mengetahui perbedaan tinggi vertical jump pada kelompok normal foot dan flat foot. Hasil uji Independent T-Test menunjukkan nilai p=0,505 (p>0,05), hasil ini menunjukan tidak terdapat perbedaan tinggi vertical jump yang signifikan pada pemain basket dengan normal foot dan flat foot. Kata kunci: normal foot, flat foot, vertical jump, pemain basket THE DIFFERENCES OF VERTICAL JUMP HEIGHT IN BASKETBALL PLAYERS WITH NORMAL FOOT AND FLAT FOOT IN DENPASAR ABSTRACT Vertical jump is one of the important aspects for supporting the achievements in basketball players. Vertical jumps are known by measuring the height of jumps that can be reached. Vertical jump influenced by several factors including foot arch. This study aims to determine the difference in vertical jump height in basketball players with normal foot and flat foot in denpasar. This research is a cross sectional analytic study with a sampling technique using consecutive sampling with a total sample 54. The independent variable in this study is the form of normal foot and flat foot arches measured using the Wet Foot Print Test, while the dependent variable in this study is the vertical jump height measured using the Vertical Jump Test. The data analysis technique used is the normality tes t using the Kolmogorov Smirnov’s Test and the Independent T-Test hypothesis to determine the difference in vertical jump height in the normal foot and flat foot groups. The result of Independent T-Test showed value p = 0.505 (p> 0.05), this results showed no significant difference vertical jump height in basketball players with normal foot and flat foot. Keywords: normal foot, flat foot, vertical jump, basketball players PENDAHULUAN Flat foot/pes planus merupakan kondisi yang ditandai dengan menurunnya atau menghilangnya seluruh ketinggianarcuslongitudinal medialdari kaki yang menyebabkan cekungan dari telapak kaki menjadi datar. 1 Kondisi inisering merupakan akibat dari kelemahan sendi di bagian tengah atau proksimal forefoot, dan dikombinasikan dengan meregangnya ataumelemahnya plantar fascia, ligamen spring, dantendontibialis posterior. 2 Flat footdapat menyebabkankontrol postur terganggu, gangguantekanan pada telapak kaki, berbagai cedera pada ekstremitas bawah, perubahan padamobilitas sendi, pergelangan kaki dan kaki. 3 Arcus pedis merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan melompat. 4 Arcus pedis didukung oleh tulang kaki, ligamen spring, plantar aponeurosis, otot plantar dan tendon. 5 Ligamen spring berperan dalam memberikan elastisitas dan gaya pegas pada arcus. 6 Gaya pegas yang berfungsi dengan baik akan membantu usaha dalam melakukan lompatan menjadi maksimal. 7 Vertical jumpadalah salah satu keterampilan yang berperan besarbaik dalam kegiatan sehari-hari maupun dalambanyak bidang atletik dan merupakan faktor utama dalam kesuksesan di dunia atletik. 3 Hubungan antara flat foot dengan vertical jump masih menjadi kontroversi saat ini. Sebuah penelitian menjelaskan mengenai hubungan antara flat foot dengan aktivitas fisik pada anak. Anak yang mengalami flat foot akan memiliki level aktivitas yang rendah. Hal ini dapat disebabkan karena anak flat foot kurang melakukan aktivitas olahraga dan latihan penguatan otot kaki seperti bermain bola, berlari, bermain basket dan sebagainya. 8 Vol 9 No 2 (2021), P-ISSN 2303-1921, E-ISSN 2722-0443 ORIGINAL ARTICLE