JURNAL ARSITEKTUR LANSEKAP ISSN: 2442-5508 VOL. 4, NO. 2, OKTOBER 2018 http://ojs.unud.ac.id/index.php/lanskap JAL | 202 Model desain taman ramah anjing Pomeranian Krisna Dinata Cendana, Naniek Kohdrata * , Anak Agung Gede Sugianthara Program Studi Arsitektur Pertamanan, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Indonesia * E-mail: naniek_kohdrata@unud.ac.id Abstract Pomeranian-friendly park design. Pomeranian is one of the small dog breeds that has an attractive appearance and characteristics. Pomeranian dog lovers population in Bali has been growing rapidly since 2008 until 2017. It is recorded that the number of pomeranian breeders is 1.246 of 2.370 breeders (Perkin Bali, 2017). Pomeranian-friendly park design is created as, resting and activities area for dogs within a garden setting. It also can function as a training, socializing and playing place for pomeranian. purpose of study is to utilize the park as a supporter of pomeranian activities that affect physical and mental growth. The design of this park includes elevation, and selection of softscape hardscape materials, design of prototype objects so as to support the security and comfort of pomeranian. The research method using qualitative method of observation, interviewing and literature based. The concept of this design providing pomeranian activity space such as playing space, shade space, rest area, training area, gromming area, also put into consideration the comfort of dog owners as a park user as well as guests who visit with a space planning called cozy area where in that area park users can discuss while relaxing enjoy the view of the garden from the top floor which is the best angle when viewing the garden atmosphere which has iconic landmarks in the form of pavilion-shaped icon pomeranian and a variety of plants that have accents and contrast effects as a visual pleasure. Keywords : pomeranian, theme park, dog friendly park. 1. Pendahuluan Pomeranian memiliki anatomi proposional yang menjadi daya tarik bagi para penggemar anjing. Kesehatan serta karakter anjing dipengaruhi oleh berbagai macam faktor antara lain makanan, kondisi lingkungan, perawatan, kebutuhan sosial, dan pelatihan. Populasi pecinta anjing pomeranian yang tinggi di Bali menjadi acuan untuk melakukan penelitian ini. Data dari Perkumpulan Kinologi Indonesia (PERKIN) daerah Bali bahwa terdapat 1.264 dari total 2.370 pembiak dengan persentase sebesar 53.3%. Jumlah populasi pecinta anjing ras pomeranian merupakan target pengguna taman yang potensial sehingga mendesain sebuah taman yang menarik dan bermanfaat bagi pemelihara anjing pomeranian menjadi latar belakang ide penelitian ini. Keterlibatan taman dalam memenuhi kebutuhan pomeranian diaplikasikan lewat ruang aktivitas pomeranian berupa ruang umbar untuk memfasilitasi aktivitas bermain dan bersosialisasi anjing pomeranian dan ruang pelatihan sebagai tempat mereka dilatih oleh pengguna taman. Kriteria mengenai hal-hal yang memenuhi kebutuhan kenyamanan dan keamanan pomeranian menciptakan suatu karakter yang sehat secara fisik maupun mental dapat diintegrasikan melalui taman khusus. Desain taman ini tentu perlu juga mempertimbangkan kenyamanan manusia sebagai pengguna taman, yaitu para pemilik anjing. Rumusan masalah pada penelitian ini karakter anjing pomeranian dan kriteria taman seperti apa yang memenuhi syarat ramah anjing pomeranian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakter anjing pomeranian dan membuat model taman yang menunjang atau mendukung keamanan dan kenyamanan anjing pomeranian. 2. Metode Penelitian 2.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Desain model taman tematik yang direncanakan dalam penelitian ini memanfaatkan sebidang lahan yang terletak di Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Kondisi tapak berupa lahan