Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat, Pekanbaru, 2020-11-19 conference.unri.ac.id Unri Conference Series: Community Engagement. Volume 2 ISSN 2685-9017 471 Pemanfaatan potensi lokal buah Nanas untuk meningkatkan perekonomian keluarga di Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir Meilda Wiguna, Hardi, Dasrol, Sem Paulus Silalahi1, Mudrika Alamsyah Hasan, Astrid Faradisty*, & Isma Mulyani Universitas Riau * astrid.faradisty@lecturer.unri.ac.id Abstrak. Bangko pusako adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Mata pencaharian sebagian besar penduduknya adalah sebagai buruh tani kelapa sawit dan petani buah nanas. Dalam mengelola potensi lokal tidak bisa terlepas dari pengetahuan untuk mengelola usaha tersebut, ini tentunya diperoleh melalui pemahaman akan bisnis/usaha yang dijalankan tersebut, aturan-aturan yang melekat di dalam melaksanakan usaha tersebut, serta pelaporan keuangan sederhana dalam mengelola bisnis atau usaha dalam mengembangkan potensi lokal suatu daerah yang akan kita jalankan menjadi peluang potensi usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Kecamatan bangko pusako khususnya bagi ibu rumah tangga istri buruh tani sawit dan anak perempuannya tentang diversifikasi buah nanas menjadi produk olahan yaitu selai nanas dan dodol nanas. Tujuan lain adalah pembekalan jiwa entrepreneurship, hukum bisnis, analisis daya saing produk olahan nanas, dan pelatihan penyajian laporan keuangan sederhana dalam mengelola usaha diversifikasi produk olahan nanas tersebut. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian keluarga di desa-desa yang ada di kecamatan bangko pusako, kabupaten rokan hilir. Dari hasil evaluasi program yang dilaksanakan sudah ada beberapa ibu-ibu yang membuat selai nanas dan menjualnya ke tetangga berdasarkan pesanan untuk selai kue dan ada juga yang menjual dodol nanas ke sekolah sekolah yang dikemas dalam plastik kecil. Kata Kunci: potensi lokal, nenas, istri buruh tani sawit, perekonomian keluarga Abstract. Bangko Pusako is a sub-district in district Rokan Hilir, Riau. Mostly the native works as palm oil farm workers and pineapple farmer.Regardless, people need the knowledge to manage local potensial through understanding about business they’ll gonna run, the law, and also simple financial report to develop local potensial becoming potensial business.This program (communities devotion) has a goal to enhancing knowledge of society in Bangko Pusako, especially housewife and daughter of palm oil farm worker, about how pineapple fruit is processed as jam and dodol (traditional food of Indonesia) by diversification. Other goals include entrepreneurship foundation, business law, competitiveness analysis of processed pineapple products, and simply financial report’s training in term to manage business processed pineapple product diversification. So that it can improve the economic welfare of the family in the villages in the Bangko Pusako sub-district, Rokan Hilir district. From the results of the program evaluation, there have been several mothers who make pineapple jam and sell it to neighbors based on orders for cake jam and some sell lunkhead pineapple to schools which are packaged in small plastic. Key Words: local potensial, pineapple fruit, housewife of palm oil farm worker, family economy To cite this article: Wiguna, M., Hardi., Dasrol., S. P. Silalahi., M. A. Hasan., A. Faradisty., & I. Mulyani. 2020. Pemanfaatan potensi lokal buah Nanas untuk meningkatkan perekonomian keluarga di Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir. Unri Conference Series: Community Engagement 2: 471-477. https://doi.org/10.31258/unricsce.2.471-477 © 2020 Authors Peer-review under responsibility of the organizing committee of Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat 2020